Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, periode 2021-2024 nomor urut 3 Zairullah Azhar-Muhammad Rusli (ZR) berhasil unggul di Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu. Sejumlah lembaga survei merilis kemenangan paslon yang diusung Partai Nasdem ini dengan raihan suara sebesar 57 persen.
Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan Zairullah-Rusli sebagai peraih suara terbanyak dengan angka 57,89% dalam perhitungan cepat (quick count) Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu dan saat ini data masuk sudah mencapai 100%. Pada peringkat kedua paslon nomor urut 1 Syarifuddin H Maming-Muhammad Alpiya Rahman (SHM-MAR) dengan 39,80%.
Di urutan terakhir paslon nomor 2 Mila Karmila-Zainal Ariffin memperoleh 2,32% suara. Dalam perhitungan cepatnya, JSI menggunakan metedo random sampling di 240 tempat pemungutan suara (TPS) dengan sampling error sekitar 1%. Menariknya dari survei JSI, angka partisipasi pemilih pada pilkada kali ini cukup tinggi, mencapai 81,85%.
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia juga menempatkan paslon ZR sebagai pemenang hasil quick count di angka 57,09%. Ia disusul SHM-MAR 39,9% dan MK-ZA 2,41% suara.
Demikian juga Charta Politika Indonesia menutup quick count Pilkada Tanah Bumbu untuk keunggulan Zairullah-Rusli dengan suara mencapai 57,24%. Saat data suara masuk 100%, paslon nomor urut 1 SHM-MAR hanya memperoleh suara sekitar 39,9%, serta MK-ZA 2,48% suara.
Selain itu, lembaga survei nasional lain turut melakukan perhitungan cepat, seperti Jaringan Survei Inisiatif dan Team Dozer Real Count. Kedua lembaga ini memperbarui data, Kamis (10/12), memperkuat keunggulan Zairullah-Rusli. Jaringan Survei Inisiatif mencatat kemenangan ZR 59,69% suara dan Dozer 57,65% suara.
Kemenangan paslon ZR versi perhitungan cepat lima lembaga survei independen itu disambut haru tim pemenangan dan relawan. Mereka sangat bersyukur perjuangan mereka selama 3 bulan terakhir selama tahapan pilkada berlangsung, hasil yang diraih sangat memuaskan.
"Usaha keras dan perjuangan semua tim dan relawan yang terlibat selama ini tidak sia-sia. Kemenangan mutlak ini pantas didapatkan karena upaya maksimal kami semuanya," ucap Panglima Dozer, Rully Rozano.
Namun pihaknya tidak akan jumawa dengan keunggulan ini. Pasalnya perjalanan masih panjang, karena untuk memastikan kemenangan ZR masih menunggu perhitungan manual (real count) KPU yang sudah berlangsung usai pencoblosan. "Tim dan relawan akan mengawal kemenangan ini hingga selesainya perhitungan manual di KPU, sampai penetapan pemenang diumumkan," pungkasnya.
Terpisah, keunggulan paslon ZR diakui Ketua Tim Pemenangan rival terberat, yakni pasangan calon nomor urut 1 SHM-MAR Mardani H Maming yang legowo menerima hasil pilkada ini. Melalui tayangan video yang di-posting di medsos, mantan bupati Tanah Bumbu periode 2010-2018 ini mengucapkan selamat atas keberhasilan ZR meraih suara terbanyak. (OL-14)
Menurut Khofifah, ini sangat penting sebab dalam waktu dekat di Jawa Timur terdapat 18 kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dipimpin penjabat.
Berikut doa-doa mohon pemimpin yang diajarkan Rasulullah SAW dan para ulama.
Yuks pantau jadwal Pileg, Pilpres, dan Pilkada. Ini Jadwal tahapan pemilu yang dikeluarkan KPU.
Masyarakat Jakarta dapat menjagokan salah satu dari 10 bakal calon gubernur yang telah melalui seleksi ketat PSI.
Berikut doa-doa untuk memperoleh pemimpin yang baik dalam rangka menyambut pemilihan umum.
Sejumlah nama yang sudah masuk bursa calon Wali Kota Bandung ialah Atalia Praratya, M Farhan, Erwin, Siti Muntamah dan Budi Dalton
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved