Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
FASILITAS energi di Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung akan semakin lengkap dengan keberadaan fasilitas bunker penunjang terminal bahan bakar minyak (TBBM) dan jalur pipa gas yang dibangun Pertamina. Kedua fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan energi investor.
Proses pembangunan infrastruktur tersebut ditandai dengan groundbreaking sarana dan fasilitas bunker dan peresmian jalur pipa gas Kuala Tanjung di Area Terminal Multipurpose Kuala Tanjung Pelindo 1 di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Jumat (4/12) yang dilakukan secara luring dan daring.
Groundbreaking dilakukan secara bersama oleh Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, serta disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Sarana dan Fasilitas Bunker (Bunkering Service) akan berdiri di lahan milik Pelindo 1 di Pelabuhan Kuala Tanjung dan kelak akan menjadi bagian dari pengembangan tangki BBM untuk bunker Kuala Tanjung.
Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyambut positif langkah Pertamina menggandengkan Pelindo 1 sebagai BUMN untuk mendukung pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi dengan membangun infrastruktur energi di Sumatera Utara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik upaya Pertamina dan Pelindo 1 dalam mengoptimalkan potensi yang ada untuk kemajuan ekonomi wilayah. "Proyek sinergi Pelindo 1 dan Pertamina ini diharapkan akan mengoptimalkan kinerja Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) dan meningkatkan daya tarik kawasan industri Kuala Tanjung," tutur Menhub.
Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama menjelaskan, sarana dan fasilitas dermaga Pelabuhan Kuala Tanjung sangat berpotensi mendukung berdirinya TBBM, mengingat dermaga ini memiliki panjang 500 meter dan lebar 60 meter. Pelabuhan juga bisa disinggahi kapal raksasa sejenis Very Large Container Carrier (VLCC) dengan bobot 50.000 DWT.
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sendiri memiliki kapasitas hingga 600.000 TEUs petikemas, sebanyak 100.000 metrik ton volume curah cair, dan 8 hektare area untuk general cargo dan curah kering. Sementara panjang trestle mencapai 2,8 km dan lebar 18,5 meter dengan 4 jalur truk.
"Pembangunan tangki BBM untuk bunker akan mengoptimalkan kinerja KTMT dan meningkatkan daya tarik Kuala Tanjung Industrial Estate sehingga akan makin banyak perusahaan yang berinvestasi di sini. Kerja sama ini merupakan langkah awal menjadikan Kuala Kanjung sebagai
Indonesia's Logistic & Supply Chain Hub," ujar Dani.
Sedangklan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan sebagai perusahaan negara yang mengelola energi nasional,
Pertamina berkomitmen mendukung Pemerintah dalam mendorong ekonomi wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya dengan memasok kebutuhan energi di kawasan industri dan Pelabuhan Kuala Tanjung.
Untuk tahap awal, Pertamina akan membangun tangki BBM guna mendukung pengembangan bisnis bunker dan juga melayani kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan tersebut dengan potensi market sekitar 3.000 metrik ton per tahun. Pembangunan tangki BBM ini sepenuhnya akan menggunakan tenaga kerja lokal. (R-1)
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved