Kamis 03 Desember 2020, 04:20 WIB

Rusaknya Infrastruktur Sungai Sebabkan Banjir

(LD/JS/AP/UL/BB/N-2) | Nusantara
Rusaknya Infrastruktur Sungai Sebabkan Banjir

LILIK DHARMAWAN
Tri Komara Sidhy, Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap

 

DAYA dukung lingkungan dan tidak siapnya infrastruktur pencegah banjir membuat sejumlah wilayah tenggelam di musim penghujan. Kemarin, giliran lima desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang dikepung banjir.

"Banjir terjadi karena sungai meluap dan tanggung bobol di lima titik di Sungai Cilopadang dan Cilumuh," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tri Komara Sidhy.

Banjir menyebabkan ribuan warga terdampak. Ratusan rumah di Desa Benda, Padangsari, Sindangsari, Padangjaya, dan Mulyasari terkurung air.

Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan meminta warga waspada. "Curah hujan masih akan tinggi."

Masih di Jawa Tengah, fondasi jembatan Sungai Longkrang di jalur jalan antara Bumiayu-Cilibur, Kabupaten Brebes, ambrol dihantam derasnya luapan air. Bah juga membuat sayap jembatan ikut ambrol.

Kendaraan berat dilarang lewat. Kendaraan kecil bisa melintas dengan cara bergiliran.

Staf Dinas Pekerjaan Umum Bumiayu, Siswanto, mengaku sudah melakukan penanganan darurat. "Kami sudah memasang pembatas jalan darurat."

Penanganan infrastruktur juga sudah dilakukan di Tebing Tinggi, Sumatra Utara. Perbaikan tanggul yang jebol saat banjir, pekan lalu, mulai diperbaiki.

"Banjir telah menghancurkan tangggul sepanjang 10 meter dan menyebabkan banjir bandang. Perbaikan mulai kami lakukan hari ini, dipercepat karena air dari Sungai Padang bisa kembali naik karena hujan masih turun cukup deras," papar juru bicara Pemkot Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian.

Banjir besar mengepung Tebing Tinggi, akhir pekan lalu. Lima kecamatan dan 25 ribu lebih warga terdampak.

Di Majalengka, Jawa Barat, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Rezza Permana menyatakan selama musim hujan wilayahnya terancam bencana banjir, pergerakan tanah dan cuaca buruk. "Kami juga mewaspadai gempa bumi, karena ada Sesar Baribis."

Kondisi yang sama juga diungkapkan Sekretaris BPBD Cianjur M Irfan Sofyan. "Tanah longsor dan banjir masih mendominasi kejadian bencana di Cianjur, terutama di Cianjur bagian selatan." (LD/JS/AP/UL/BB/N-2)

Baca Juga

dok.Ist

Jawara Sumedang Dukung Sandiaga Jadi Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:28 WIB
PARA relawan Jaringan Wanita Nusantara (Jawara) Sandi Uno memberikan pelatihan budidaya tambak ikan di Waduk Jatigede, Desa Tarjunajaya...
Dok. PT SIS

Maksimalkan Potensi Bahari, Suzuki Marine Resmikan DIler Baru di Makassar

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:37 WIB
“Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki potensi bahari yang besar. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kami hadir...
Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya