Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan deras yang melanda Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah
mengakibatkan banjir di lima desa. Ada ribuan jiwa yang terdampak bencana yang terjadi sejak Selasa (1/12) malam tersebut.
Pada Selasa (2/12), banjir mulai surut, tetapi warga tetap diminta
waspada karena curah hujan diperkirakan masih tetap tinggi.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Cilacap Tri Komara Sidhy mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi di
Kecamatan Majenang akibat luapan dan tanggul bobol di lima titik di
Sungai Cilopadang dan Cilumuh. "Ada lima desa yang terdampak yakni
Benda, Padangsari, Sindangsari, Padangjaya dan Mulyasari. Ada ribuan
jiwa yang terdampak banjir."
Di Desa Cilopadang, ada 387 rumah terendam dan 359 keluarga yang
terdampak dengan ketinggian banjir hingga 80 cm. Sementara di Desa
Padangsari banjir setinggi 50 cm dan warga tetap bertahan di rumah.
Sementara di Desa Sindangsari, ada 91 rumah terendam dengan ketinggian
hingga 1,5 meter. Sebanyak 93 keluarga terdampak, 50 keluarga di antaranya mengungsi.
Desa lain yang dilanda banjir adalah Padangjaya. Ada 130 rumah yang terendam dengan kedalaman 20-70 cm, yang menyebabkan 130 keluarga terdampak. Sementara di Desa Mulyasari, ada 383 rumah terendam dengan kedalaman hingga 1,5 meter dengan 383 keluarga atau 1.168 jiwa terdampak. Pengungsi sebanyak 60 jiwa bertahan di sebuah sekolah.
Sementara pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan bahwa berdasarkan prakiraan yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi Semarang, pada dasarian (10 hari) pertama curah hujan berkisar 51-150 milimeter (mm) di sebagian daerah dan sebagian wilayah lainnya antara 151-300 mm.
"ami mengimbau kepada warga di wilayah-wilayah yang rawan bencana untuk terus waspada, sebab curah hujan diperkirakan masih tinggi," tandasnya. (N-2)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved