Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri berikan peringatan kepada warga untuk mewaspadai cuaca ekstrim. Potensi banjir dan longsor cukup besar agar warga lebih siap dalam mengantisipasi kebencanaan yang muncul.
Peringatan yang BPBD Wonogiri itu merupakan penerusan dari hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani, Semarang terkait prediksi adanya cuaca ekstrim yang bisa memunculkan hujan lebat di puluhan daerah di Jawa Tengah pada lima hari kedepan.
"Ya kewajiban kita mengingatkan, karena Wonogiri merupakan daerah rentan bencana alam sepanjang musim hujan. Seperti dua hari lalu di sejumlah desa di beberapa kecamatan, puluhan pohon besar dan juga sejumlah tiang listrik roboh ketika terjadi hujan disertai anhin kencang. Kita ingin meminimalisasi korban dan juga kerugian akibat bencana alam," tegas Kepala BPBD Wonogiri,Bambang Haryanto kepada Media Indonesia, Sabtu (21/11).
Menurut dia, peringatan dini cuaca ekstri di Wonogiri dan daerah lain di Jawa Tengah sebagaimana analisis BMKG Ahmad Yani,Semarang hingga 26 November tidak boleh dianggap remeh." Apalagi untuk Wonogiri yang rentan terhadap bencana alam banjir,longsor dan angin ribut," imbuh dia.
Bambang paparkan, analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam sepekan ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia, dan terutama di Jawa Tengah.
"Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia dalam periode sepekan ke depan. Pada situasi itu, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah .
Seperti prakiraan BMKG,cuaca ekstrim yang berpotensi munculnya hujan lebat di wilayah Solo Raya seperti Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten akan dimungkinkan terjadi pada pada periode sepekan kedepan. " Wonogiri dari prakiraan, hujan akan terjadi pada 22 dan 23 November," katanya.
Karena itu sekali lagi dia menegaskan, warga dihimbau untuk mewaspadai bencana puting beliuang atau angib ribut yang bisa melabrak pohon , dan juga banjir atau longsor saat hujan lebat dengan durasi panjang. (OL-13)
Baca Juga: Empat Bioskop di Semarang Kembali Dibuka
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas dari Bandung menuju Ciamis dan Jawa Tengah mengalami kemacetan.
Guyuran hujan yang cukup lebat menumbangkan sebuah pohon cukup besar yang menimpa atap bangunan gudang di Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Gempa Pacitan bermagnitudo 6,4 dirasakan sampai Wono Giri. sejumlah kerusakan terjadi di beberapa titik.
SELAIN Hasto Kristiyanto, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan amnesti pada dua orang warga binaan pemasyarakatan ( WBP) Lapas Kelas II B Wonogiri yang merupakan napi narkoba
Akses air bersih di Desa Belikurip diresmikan oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno.
Donasi reagen PCR tes TB Indigen yang bernilai lebih dari 218 Juta Rupiah ini akan menargetkan lebih dari 960 pasien yang tersebar di wilayah Kabupaten Wonogiri.
GSN, STAPA, dan Sampoerna melaksanakan program yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Dari jumlah kasus ternak yang terinfeksi PMK di Wonogiri, sebanyak 1.565 ekor, sudah 114 ekor mati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved