Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Gempa Pacitan Munculkan Sejumlah Kerusakan Fisik Gedung di Wonogiri

Widjajadi
06/2/2026 10:50
Gempa Pacitan Munculkan Sejumlah Kerusakan Fisik Gedung di Wonogiri
Plafon Puskesmas Jatisrono rontok akibat gempa Pacitan pada Jumat dinihari.(Dok istimewa)

GEMPA bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB, ternyata juga sangat dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk di Wonogiri. Akibat gempa itu, sejumlah kerusakan bermunculan.

" Ya, gempa Pacitan dinihari tadi, ternyata juga dirasakan kuat di sejumlah wilayah Wonogiri, dan menimbulkan dampak kerusakan, seperti genteng rumah warga rontok, fasum rusak, gedung sekolah dan puskesmas plafon ikut rontok," terang Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama kepada Media Indonesia, Jumat (6/2/2026).

BPBD Wonogiri, lanjut dia, langsung berkoordinasi dengan kecamatan, untuk memantau dampak gempa Pacitan yang cukup keras dan menggetarkan sejumlah wilayah di selatan dan kawasan lereng Lawu selatan itu.

Sejumlah dampak yang sudah dilaporkan, bahwa belum ada laporan korban jiwa maupun luka, namun sejumlah kerusakan sudah masuk, di antaranya gedung Puskesmas Jatisrono 2, yang atapnya tidak kuat menahan getaran keras dan runtuh.

Selain gedung Puskesmas Jatisrono 2, laporan yang sudah masuk adalah kerusakan sejumlah gedung sekolah di wilayah Pracimantoro dan Wonogiri,

" BPBD Wonogiri terus bekerja menerima laporan, untuk mencatat dan menginventarisasi fisik bangunan terdampak, yang perlu segera diperbaiki dengan cara gotong royong. Sejumlah wilayah selatan sudah banyak yang kerjabakti untuk membersihkan," imbuh dia.

Fuad berharap, dampak gempa yang berpusat di Pacitan tidak menimbulkan kerusakan parah di Wonogiri. Bahkan diharapkan juga tidak ada infrastruktur lain yang rusak.

" Semoga tetap mandali ( aman dan terkendali ). Kami juga terus berhubungan dengan BMKG, untuk mengetahui data dan progres yang ada, maupun kemungkinan gempa susulan," tandas Fuad sekali lagi.

Pantauan Media Indonesia, gempa bermagnitudo 6,4 itu juga dirasakan sejumlah warga kota Solo. Beberapa warga merasakan getaran cukup keras yang menimbulkan kesan terombang ambing.

" Ya ada sekitar 3 menit. Kebetulan saya belum tidur, dan merasakan cukup keras getarannya, dua kali, dalam jeda waktu sangat dekat," tutur Dodo Hartoko, warga Semanggi.

Sejumlah warga Solo yang berbatasan dengan kawasan Solo Baru, Grogol, Sukoharjo juga mengaju sangat merasakan lindu yang menggetarkan itu. " Saya lihat lampu lampu peneranhanikut bergetar," ketus Heru Susilo, warga Joyontakan. Namun begitu ia tidak melibat adanya dampak kerusakan. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya