Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIK dan Managing Director Triauma Tours and Travel Ni Luh Werdiani mengatakan, saat ini, wisatawan asal India sudah siap datang ke Bali. Menurutnya, pada Maret-April 2021, pihaknya sudah menerima ratusan bookingan wisatawan asal India yang ingin ke Bali.
"Lebih dari 300 bookingan sudah kami terima. Semuanya adalah honeymoon. Kita tahu di bulan-bulan itu, India lagi honeymoon season. Dan banyak dari mereka yang ingin merayakannya di Bali. Ini luar biasa. Sudah hampir pasti, pascadibuka kran penerbangan asing ke Bali nanti, wisman India yang paling banyak memenuhi Bali nanti," ujarnya di Denpasar, Minggu (15/11).
Ia mengaku, selain pasangan honeymoon, masih banyak wisatawan India yang mempertanyakan kapan Bali dibuka. Umumnya, mereka mengatakan, begitu Bali dibuka mereka akan menyerbu Bali karena mereka sudah bosan di negaranya dan ingin ke Bali. Kebanyakan dari mereka adalah repeat guest Bali.
Baca juga: Seniman di Belakang Satgas Covid-19 Ciamis
Menurut Werdiani, selama ini anak buahnya dan dirinya banyak menerima pertanyaan dari India terutama soal berapa kasus positif di Bali, bagaimana penerapan Prokes di Bali, keamanan dan kenyamanan Bali terkait dengan covid-19.
"Mereka ingin tahu soal Bali, terutama soal covid-19, bagaimana penanganan, bagaimana Prokesnya. Saya jelaskan semua. Saya tahu kasus di Bali hari per hari. Supaya mereka tahu bahwa Bali itu aman dan nyaman dikunjungi," ujarnya.
Ia mengatakan, karakter orang India itu memang tidak sabaran untuk berkunjung ke Bali.
Selain pertanyaan soal covid-19, ada juga beberapa pertanyaan lainnya seperti kapan penerbangan dibuka, apakah ada penerbangan langsung dari India ke Bali. Sebab kalau transit di negara lainnya, orang India kurang yakin dengan kondisi covid-19 seperti sekarang ini.
"Dari sekian pertanyaan tersebut, ada pertanyaan yang belum bisa kami jelaskan, yakni soal asuransi khusus covid-19. Mereka tanya apakah di Indonesia ada asuransi khusus soal covid-19 bila selama di Indonesia mereka akhirnya terpapar. Kami belum bisa jawab. Kita berharap selama di Bali mereka tidak terpapar," ujarnya.
Seluruh negara di dunia, baru Dubai yang sudah memiliki langsung asuransi covid-19.
Beberapa permintaan lain yang sering muncul antara lain mereka ingin dipermudah urusan Visa, tidak ada karantina selama berada di Bali.
Mereka juga ingin ikut standar Indonesia atau Bali dengan test Swab/PCR sebelum datang ke Bali atau setelah tiba di Bali baru swab asalkan tidak dikarantina. Solusinya bisa ditest oleh tim kesehatan asal Indonesia atau oleh tim kesehatan dari maskapai yang bersangkutan.
"Intinya kalau soal test, mereka mengikuti standar Indonesia dan Bali," ujarnya. (OL-1)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved