Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH kelompok tani (Poktan) di wilayah food estate Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara menyambut baik sosialisasi dan pengenalan Korporasi Petani oleh Kementerian Pertanian RI.
Sosialisasi terhadap tujuh Poktan yang terlibat pengembangan Food Estate Humbahas yakni Ganda Marsada, Ria Kerja, Sehati, Ria Bersinar, Maju, Karejo dan Poktan Sinar Jaya.
Kegiatan sosialisasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), khususnya Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) dipimpin Edizal, Susi Deliana Siregar dan Sumardi.
"Kami merasa tercerahkan dengan adanya kunjungan Tim Pusluhtan BPPSDMP, karena selama ini yang kami ketahui koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam," kata Mangandar Siregar, Ketua Poktan Sehati yang dikunjungi Tim Pusluhtan, belum lama ini.
Mangandar Siregar mengatakan Poktan Sehati beranggotakan 25 orang, selama ini mengusahakan komoditas bawang merah, tomat, cabe merah, dan kopi. Sedangkan untuk program Food Estate, kelompok yang mengelola lahan seluas 26,3 hektar secara bersama akan mengelola komoditas bawang merah.
Sampai saat ini, hasil verifikasi dan validasi oleh oleh Tim Hortikultura pada 2 Oktober 2020, luas lahan yang akan diolah oleh ketujuh Poktan sekitar 222,9 hektar. Komoditas utama yang akan dikembangkan adalah bawang merah, bawang putih dan kentang.
Pertemuan di rumah ketua Poktan yang dihadiri pengurus dan beberapa anggota, menyatakan optimistisnya dan menyatakan setuju untuk bergabung dengan korporasi yang akan dibentuk oleh Kementan.
"Hampir semua poktan yang dikunjungi berpendapat sama dan optimis bisa maju bersama korporasi," kata Edizal,
Sosialisasi dan pendampingan pembentukan Korporasi Petani oleh Tim Pusluhtan mengacu pada instruksi dan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo kepada BPPSDMP untuk mendukung kesiapan SDM pertanian dalam pengembangan kawasan Food Estate Humbahas.
Program Food Estate Humbahas seperti halnya di Provinsi Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengantisipasi terganggunya produksi pertanian, penurunan daya beli masyarakat terhadap produk pertanian dan terganggunya distribusi pangan.
“Bukan cuma itu, kekhawatiran petani terpapar Covid-19, potensi terjadinya krisis pangan, alih fungsi lahan pertanian produktif dan terganggunya stok pangan nasional, juga mendasari pengembangan food estate di seluruh Indonesia,”kata Mentan Syahrul pada saat berkunjung di Humbahas (11/9/2020).
Menurut Mentan, Food Estate Humbahas memanfaatkan lahan 1.000 hektar sebagai pilot project nasional untuk hortikultura seperti kentang, bawang merah dan bawang putih, dari total lahan 30.000 hektar.
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan pihaknya mendukung penuh kesiapan SDM pertanian Food Estate Humbahas. Hal itu mengacu kebijakan Presiden RI Joko Widodo periode kedua, 2019 – 2024, mengembangkan SDM Indonesia termasuk sektor pertanian.
"Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi food estate berjalan maksimal. Memaksimalkan kinerja BPPSDMP, memastikan petani di wilayah food estate mendapatkan pendampingan, khususnya dalam hal korporasi petani," ungkap Dedi seperti dilansir Pusluhtan.
Dedi Nursyamsi menjelaskan, ada beberapa tahapan dalam pembentukan korporasi antara lain identifikasi dan survai lapangan, sosialisasi pada anggota Poktan, pendampingan pembentukan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP), koordinasi dan konsolidasi dengan offtaker serta pengawalan dan pendampingan oleh penyuluh/mahasiswa. (RO/OL-13)
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved