Selasa 03 November 2020, 03:20 WIB

Daerah Gencar Lakukan Tes Usap

Tosiani | Nusantara
Daerah Gencar Lakukan Tes Usap

MI/Tosiani
Petugas kesehatan melakukan rapid tes pada pengunjung dan pedagang pasar tradisional di Temanggung.

 

TES usap terus digulirkan Pemerintah Kabupaten Temanggung, selain terus mengumandangkan pentingnya protokol kesehatan. Hasil tes membuat daerah di Jawa Tengah itu mampu mengendalikan pandemi covid-19.

“Kami sudah melakukan tes usap terhadap 8.802 warga. Hasilnya 764 orang positif terjangkit covid-19 dan 807 masih menunggu hasil tes,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Gotri Wijiyanto, kemarin.

Dari jumlah warga terjangkit, 630 di antaranya sudah sembuh. Sementara itu, 35 warga tidak tertolong. Saat ini masih ada 99 warga Temanggung yang menjalani perawatan.

Kecepatan dan perluasan tes usap menjadi modal besar pengendalian pandemi. Selain memutus mata rantai penularan, tes usap membuat warga terjangkit segera mendapat perawatan.

Kecepatan penanganan juga menjadi modal Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengendalikan pandemi. Kemarin, bersama Palang Merah Indonesia, mereka bergerak menutup lingkungan dan Kantor Sekretariat Daerah Kota Sukabumi setelah sejumlah aparatur sipil negara tertular.

“Setelah mendapat informasi dari satgas soal adanya ASN yang terpapar, kami langsung bergerak. Hari ini, seluruh ruangan dan lingkungan kantor sekda disemprot disinfektan. Kami akan berusaha melakukan pelacakan secepat mungkin,” ujar Wali Kota Achmad Fahmi.

Dia juga sudah meminta dinas kesehatan melakukan kajian atas temuan satgas. “Kajian itu akan menentukan kebijakan kembali bekerja di rumah atau harus ada kebijakan lain,” lanjutnya.

Kepala PMI Kota Sukabumi, Zaini, mengaku sudah empat kali menyemprotkan disinfektan di kantor setda selama pagebluk.

“ASN harus lebih disiplin menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, untuk memutus mata rantai pandemi.”

Penyemprotan juga dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, di sejumlah titik fasilitas umum.

“Penyemprotan disinfektan bersama penerapan 3M, kami yakini bisa mengendalikan penularan,” kata Kepala BPBD Marwilis. (TS/BB/YH/BK/N-2)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Curah Hujan makin Tinggi, BPBD Wonogiri terus Ingatkan Wonogiri

👤Widjajadi 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:21 WIB
Perahu-perahu kecil dihimbau hati-hati dalam mengarungi laut selatan yang terkenal dengan ombak tinggi, agar tidak terjebak bahaya saat...
MI/Susanto

Menteri Basuki Pastikan Sirkuit Mandalika Rampung Juli Ini

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:20 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono  memastikan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat bakal rampung Juli ini untuk pelaksanaan...
MI/Ruta Suryana

Tertimbun Tanah Longsor, Saluran Irigasi Subak Pegending Tertutup

👤Ruta Suryana 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:14 WIB
Wabup Klungkung I Made Kasta mengapresiasi petugas BPBD Klungkung yang ikut membantu warga Subak membersihkan tumpukan material tanah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya