Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITISI Partai NasDem Enggartiasto Lukita mengatakan, untuk menangani sebaran covid-19, Indonesia memerlukan lebih banyak lagi laboratorium yang mampu melakukan pemeriksaan sampel uji usap (swab test) maupun rapid test. Menurut dia, laboratorium tersebut juga harus mampu mengeluarkan hasil pemeriksaan laboratorium secara cepat dan akurat.
"Karena akurasi dan kecepatan akan sangat membantu pemerintah menentukan langkah selanjutnya," kata Enggartiasto Lukita di sela-sela peresmian Laboratorium Intibios di Jalan Yogyakarta-Godean, Banyuraden, Sleman, Senin (26/10).
Enggartiasto mengemukakan menyambut ajakan Presiden Jokowi agar semua warga ikut mendukung penanganan covid-19 dengan membangun sejumlah laboratorium uji sampel di sejumlah daerah. Namun diakui untuk membangun laboratorium yang memiliki kemampuan uji sampel bagi covid-19 ini tidaklah mudah. Menurutnya yang paling sulit adalah mendapatkan set peralatan laboratorium yang sesuai dengan standar.
"Peralatan yang ini ada, tapi yang menjadi rangkaian berikutnya terkadang tidak ada," lanjutnya.
Enggar menyebutkan, saat ini telah menyiapkan 20 unit bangunan untuk laboratorium uji sampel covid-19, namun telah memiliki peralatan lengkap sesuai baru 12 unit.
"Ini akan kami sebar di berbagai daerah," terang Enggar.
Dikatakan untuk mendapatkan peralatan yang lengkap dan sesuai harus berebut dengan banyak pihak yang juga akan membangun laboratorium.
"Persaingannya tidak hanya dengan orang Indonesia sendiri, tetapi dunia."
Karena itu produksi peralatan tersebut terbatas, tidak semua negara memproduksi, dan yang memerlukan cukup banyak. Sementara anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan DIY, Subardi menjelaskan, keberadaan laboratorium di daerah-daerah akan membantu Pemda setempat untuk menentukan kebijakan.
"Tidak hanya saat sekarang, tetapi juga masa mendatang," kata Subardi.
Anggota Fraksi Partai NasDem ini juga mengungkapkan jika nanti vaksin sudah ada, keberadaan laboratorium akan sangat penting untuk membantu untuk menentukan siapa yang secara prioritas mendapat vaksin. Konsultan Mikrobiologi, dr Enty menambahkan laboratorium yang dibangun di Yogyakarta ini mampu menyelesaikan uji sampel dengan cepat. Sehingga hanya dalam satu atau dua hari, hasil sudah bisa diperoleh.
baca juga: 9.971 Pasien Positif Covid-19 di Riau Sembuh
Ia menjamin, laporatorium yang dibangun ini aman baik bagi petugas laboratorium, karyawan laboratorium, serta siapa pun yang datang dan masyarakat sekitar. Enty menjelaskan, laboratorium ini telah memiliki kelengkapan pengamanan yang sangat baik, sehingga udara maupun limbah yang dikeluarkan dari laboratorium sudah sangat aman. (OL-3)
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Studi menemukan swab test sederhana mampu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko alami penyakit jantung.
Menkes Budi Gunadi Sadikin tes antigen mandiri (self testing) dinilai lebih banyak false negatif atau tidak akurat. Seseorang bisa dapat hasil negatif padahal sedang positif covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
Bioquick dan Panbio memperlihatkan kemampuan untuk mendeteksi protein SARS-CoV-2 yang dicari.
Dalam kegiatan itu, Mayapada Hospital bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan UPTD Puskesmas Kujangsari, bermitra dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, dari 3.888 unit tempat tidur yang disiapkan, sejauh ini baru terpakai 184 unit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved