Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad M Ali mengajak masyarakat Poso untuk merawat perdamaian demi mencegah radikalisme dan terorisme. Terlebih dia menekankan kepada aparat keamanan baik polisi dan TNI agar lebih meningkatkan keamanannya agar masyarakat bisa dengan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Terutama dalam menyikapi persoalan tindakan represif yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Untuk menimbulkan kekhawatiran masyarakat sehingga bisa mengancam perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kita tahu semua tugas polisi dan tentara mengamankan wilayah sini. Kita harus mampu mencegah radikalisme dan terorisme karena merupakan bentuk ancaman yang nyata bagi kedamaian Indonesia," ujar Ahmad M Ali saat menggelar reses di Desa Tangkura, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sabtu (24/10).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, masyarakat Poso memiliki keanekaragaman kepercayaan, budaya, adat, dan bahasa. Sehingga semestinya hal demikian bisa dijadikan kekuatan untuk memperkuat persatuan masyarakat.
Padahal, dia melanjutkan, selama ini kehidupan masyarakat Poso sudah kembali aman pasca terjadinya perpecahan beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, kedamaian yang sudah dibangun dan dirasakan seluruh rakyatharus terus dirawat dan jangan sampai terpecah belah.
"Suasana yang baik ini harus rawat agar perdamaian antarumat beragama bisa terus terlaksana. Radikalisme beragama hanya akan memantik kerenggangan harmonisasi yang pada akhirnya berpotensi menjadi aksi terorisme," ucap Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini.
Namun demikian, dia tak menampik telah mendapat banyak aduan perihal adanya oknum masyarakat yang membuat resah. Untuk itu dia pun bertekad akan terus mengawal serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
"Mudah mudahan sosial ini segera teratasi. Kemudian gangguan gangguan keamanan segera bisa teratasi. Sehingga masyarakat bisa hidup normal lagi seperti sedia kala," tandas Ahmad M Ali. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Tetapkan 11 Tersangka Penyerangan NasDem Makassar
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved