Sabtu 24 Oktober 2020, 07:03 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Perempuan dalam Mobil di Surakarta

Widjajadi | Nusantara
Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Perempuan dalam Mobil di Surakarta

MI/Widjajadi
Tersangka Eko Prasetyo dihadirkan saat jumpa pers Kapolda Jateng di Mako Polres Sukoharjo pada Jumat (23/10) sore

 

KAPOLDA Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan penyebab perempuan dalam mobil yang terbakar di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Selasa (20/10) malam, akibat dibunuh setelah menagih utang. Korban bernama Yulia, 42, dibunuh oleh Eko Prasetyo, 30, warga Bendosari.

"Korban terlebih dahulu dibunuh di kawasan ternah kandang ayam, lokasinya tak jauh dari TKP mobil terbakar depan toko material bangunan. Motifnya karena pelaku ditagih utang oleh korban," ujar Ahmad Lutfhi dalam jumpa pers di Mako Polres Sukoharjo, Jumat (23/10) sore.

Menurut jenderal polisi bintang dua itu, korban dibunuh karena menagih sebagian utang yakni sebesar Rp100 juta. Sementara, Eko memiliki utang kepada korban sebesar Rp145 juta yang dikuatkan dengan surat perjanjian utang piutang.

Sebelum Yulia tewas, pelaku sempat meminta korban untuk memberi tahu nomer PIN ATM korban. Dari rekening tersebut, pelaku mencairkan uang sebesar RP15 juta, pun uang tunai korban sejumlah Rp8 juta ikut digasak.

Mantan Kapolresta Surakarta itu menegaskan, dalam benak pelaku Eko, jika korban dibunuh maka utangnya langsung selesai.

"Pelaku gelap mata, dan menghabisi korban," imbuh Lutfhi.

Baca juga: Mayat Perempuan dalam Mobil Terbakar Gemparkan Warga

Jejak kasus dapat diungkap cepat melalui analisa Tim Inafis dan Lab Forensik Polda, juga dari pengamtan obrola pesan korban dengan putrinya,. Korban mengatakan akan bertemu dengan Eko Prasetyo untuk menagih utang.

"Sesuai dengan pengakuan tersangka pelaku serta barang bukti yang ada di lokasi mobil terbakar. Pelaku Eko kita tangkap dalam waktu 1x24 jam setelah pembunuhan berencana terjadi," tuturnya.

Sementara suami korban dr Ahmad Yani memberikan apresiasi kepada tim penyidik Polri yang berhasil melakukan penangkapan pelaku secara cepat. Ia pun menginginkan hukuman setimpal bagi pelaku.

Tidak kuasa menahan emosi, Ahmad Yani berteriak agar pelaku dihukum mati.

"Saya tidak terima dengan perbuatan pelaku ini. Saya minta dihukum mati," teriak Ahmad Yani dalam jumpa pers terpisah di Mako Polres Sukoharjo.

Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP juncto Pasal 187 (pembakaran yang mengakibatkan meninggal) juncto Pasal 365 (pencurian dengan kekerasan).(OL-5)

Baca Juga

MI/Depi Gunawan

Orangtua Lengah, Bayi Dua Tahun Digigit Ular

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 01 Desember 2020, 04:35 WIB
Saat NN bermain di luar rumah, sang ibu sedang mengangkat jemuran dan Asep hendak menjalankan...
ANTARA/Humas Polres Sigi

Tim Satgas Tinombala Kejar Teroris dari Sigi, Parimo, sampai Poso

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 01 Desember 2020, 03:55 WIB
Seperti diketahui, sebanyak 49 keluarga memilih untuk mengungsi akibat perbuatan keji yang diduga dilakukan Ali Kalora...
MI/Ramdani

Taufiq-Supriadi Jaga Kotim dari Narkoba

👤MI 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:20 WIB
NARKOBA menjadi keprihatinan tersendiri bagi Tauqik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya