Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III dan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) VII di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (21/10).
Upacara penutupan TMMD dan KBMKB yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dihadiri Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol (Inf) Joni Eko Prasetyo, Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, dan Forkopimda Klaten.
TMMD Sengkuyung III di Klaten berlangsung selama satu bulan di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, dan kegiatan KBMKB di Desa Manjung, Kecamatan Ngawen.
Baca juga: PUPR Siapkan Rp17 Miliar Untuk Pembangunan Irigasi Mbay Kiri
Selain TNI, kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.
Perwira Pelaksana TMMD dan KBMKB Lettu (Arh) Warsono melaporkan seluruh sasaran pokok kegiatan fisik dan nonfisik dapat selesai 100% atau sesuai target, seperti betonisasi jalan, perbaikan talud, dan rehab rumah tidak layak huni.
Sasaran kegiatan pokok TMMD Sengkuyung III di Desa Kranggan, antara lain betonisasi jalan 500 M, pembangunan talud 220 M, rehab 10 unit rumah tidak layak huni, pembuatan lima jamban keluarga, dan perbaikan satu tempat ibadah.
Sedangkan KBMKB di Desa Manjung, dengan sasaran betonisasi jalan sepanjang 1.000 M, pembangunan talud 300 M, rehab 10 unit rumah tidak layak huni, pembuatan 10 jamban keluarga, dan perbaikan tempat ibadah Masjid Al Munawaroh.
Sementara itu, Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol (Inf) Joni Eko Prasetyo mengatakan bahwa dalam kegiatan TMMD dan KBMKB warga masyarakat telah bersatu padu dalam menuntaskan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik.
Dalam kegiatan TMMD dan KBMKB di Kabupaten Klaten, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan percepatan pembangunan fasilitas umum dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Selama satu bulan, para personel TNI, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat bahu membahu dalam melaksanakan program TMMD dan KBMKB. Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif," ujarnya.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto mengatakan pelaksanaan program TMMD dan KBMKB memiliki arti dan tujuan yang mendalam, yaitu bangkitnya kembali semangat gotong royong masyarakat.
Kegiatan TMMD dan KBMKB, lanjutnya, sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat. Dan, dalam pelaksanaanya telah berjalan dengan baik, lancar, dan bermanfaat bagi masyarakat, meskipun dalam situasi pandemi covid-19.
"Dengan selesainya pekerjaan betonisasi jalan, pembangunan talud, jambanisasi, rehab rumah tidak layak huni, dan perbaikan tempat ibadah itu menunjukkan hasil nyata TMMD dan KBMKB di masa pandemi covid-19," pungkasnya. (OL-1)
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Penerima pupuk bersubsidi pada titik serah (PPTS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menandatangani surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi tahun 2026.
Situasi arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terpantau tertib, aman, dan kondusif selama liburan Natal dan Tahun Baru.
Langkah ini diambil guna memastikan rangkaian perayaan Natal di seluruh wilayah Klaten berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu 2025 kepada 3.091 orang.
Ia berharap, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan segenap warga masyarakat harus berkelanjutan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2025 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaksanakan di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Klaten.
TMMD di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Jawa Timur, diproyeksikan membangun sejumlah sarana infrastruktur dengan anggaran senilai Rp2,25 miliar.
Adapun pekerjaan yang dilakukan berupa pengerjaan infrastruktur pengerasan jalan, pembangunan rumah layak huni, sarana air bersih, perbaikan musala dan pembuatan pos kamling.
TMMD merupakan program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah.
Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, menutup kegiatan TMMD Sengkuyung IV/2024 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten, Kamis (31/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved