Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAGAM profesi terlibat dalam peredaran sabu. Fakta itu ditemukan Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effeni saat memeriksa 17 tersangka penyalahgunaan narkoba.
“Semua kalangan sudah disasar. Bukan hanya narapidana yang berada di lembaga pemasyarakatan, mahasiswa juga ikut terjerumus dalam peredaran sabu,” kata Kapolda Riau itu di Pekanbaru, kemarin.
Operasi untuk menyikat narkoba sudah dilakukan Polda Riau selama dua pekan terakhir. Selain menangkap 17 anggota jaringan pengedar, petugas juga menyita 64,88 kilogram sabu.
Pelaku, ungkap Agung, beraksi di Dumai, Kampar, dan Bengkalis. Selain di Riau, pihaknya juga menyusuri jejak perdagangan sabu ke Jawa Timur, yaitu Malang, Surabaya, dan Madura.
“Puncak jaringan ini ada di Malaysia. Para tersangka mengaku mendapat order dan upah dari pengendali bisnis haram di negeri jiran itu,” lanjut Kapolda. (RK/N-3)
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved