Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELUDUPAN 38 kg narkoba jenis sabu dan ratusan butir ekstasi dari Malaysia digagalkan Polres Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh
Informasi yang didapat mediaindonesia.com, Selasa (15/9) penangkapan itu berawal pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 Wib Rabu (9/9). Ketika tim personel Satresnatkoba Polres Aceh Tamiang melakukan operasi pencarian di kawasan Kampung Pusong Kapal, Kecamatan Seruway , tiba-tiba seorang lelaki mencurigakan keluar dari areal kebun sawit.
Saat kepergok tim operasi polisi, lelaki itu langsung kabur dengan sepeda motor matic yang dikendarainya. Dua buah tas jinjing pun dilemparkan ke pinggiran jalan di areal kebun sawit itu. Karena jalan sempit, polisi gagal menangkap pelaku.
Baca juga : Tak Pakai Masker di Lembata, Siap-siap Disanksi Kerja Sosial
Dari hasil penggeledahan dalam tas tersebut, ternyata didalamnya ditemukan 38 kg sabu terbungkus dalam plastik teh hijau cina dan ratusan butir pil ekstasi dalam plastik bening.
Butiran kristal sabu dan ekstasi itu diangkut ke markas Polres Aceh Tamiang sebagai barang bukti. Polisi sekarang terus mengejar siapa pemilik 38 kg sabu dan ratusan ekstasi tersebut.
Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Ipda Syafrizal, mengatakan barang haram itu diduga dipasok dari Malaysia, melalui jalur laut Selat Malaka. Hal itu berdasarkan laporan masyarakat kepad pihaknya.
"Sabtu 5 September pekan lalu ada laporan masyarakat bahwa ada sabu dari Malaysia masuk ke Aceh Tamiang, melalui jalur laut" kata Ida Syafrizal. (OL-2)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Data sementara posko darurat Aceh mencatat 56.652 hektare sawah di 18 kabupaten dan kota rusak akibat banjir bandang dan longsor akhir November 2025.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved