Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diminta waspada terhadap persebaran masif covid-19. Pasalnya, jumlah warga terkonfirmasi positif terjangkit virus korona itu setiap hari bertambah.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Cahyono Widodo, Minggu (30/8), ketika mengumumkan penambahan 16 orang terkonfirmasi positif covid-19 dan empat pasien sembuh.
Dengan penambahan pasien baru terkonfirmasi positif dan sembuh tersebut, jumlah pasien positif covid-19 total di Klaten menjadi 272 orang, 176 di antara mereka sembuh, 84 dirawat di rumah sakit/isolasi mandiri, dan meninggal 12 orang.
Baca juga: Kasus Korona di Banyuwangi 771 Orang, Terbanyak Klaster Pesantren
Menurut Cahyono, sebanyak 16 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, 15 di antara mereka saat ini menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan ketat tim medis. Sedangkan satu orang lainnya dirawat di RS Islam Klaten.
Ke-16 pasien baru terkonfirmasi positif terpapar covid-19, adalah warga Kecamatan Karanganom (1), Ngawen (1), Karangdowo (1), Klaten Utara (2), Jatinom (2), Klaten Tengah (1), Polanharjo (2), dan Delanggu (5).
Sedangkan empat pasien sembuh dan boleh pulang adalah warga asal Klaten Utara dan Gantiwarno. Sebelumnya, satu di antara mereka menjalani isolasi di Rumah Sehat Covid-19 Edotel, dan tiga pasien lainnya dirawat di rumah sakit.
Meski keempat pasien positif itu dinyatakan telah sembuh dan boleh pulang, kata Cahyono, mereka tetap diharuskan menjalankan ketentuan isolasi mandiri di rumah minimal selama tujuh hari guna pencegahan covid-19.
"Pandemi Covid-19 di Klaten belum mereda. Karena itu, masyarakat diminta waspada dan disiplin protokol kesehatan. Harus menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved