Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
ISBAT nikah sebanyak 1.000 pasangan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, secara daring dan luring yang digelar di 11 lokasi yang berbeda memecahkan rekor MURI, Jumat (28/8).
Seremoni pembukaan sidang isbat nikah massal tersebut diikuti secara daring oleh Direktur Bina Kantor Urusan Agama dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Muharam dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh.
‘’Alhamdulillah pada masa pandemi covid-19 ini Kabupaten Jember meraih prestasi MURI, sebagai sidang isbat serentak secara daring yang terbanyak,’’ kata Bupati Jember Faida saat membuka peluncuran siding isbat nikah massal di kantor Kecamatan Sumbersari.
Menurutnya sidang isbat tersebut sangat penting bagi pasangan yang sudah bertahun-tahun menikah, tetapi belum punya buku nikah. Isbat tersebut digelar di 11 kantor kecamatan yakni Kecamatan Kencong, Wuluhan, Jelbuk, Mayang, Silo, Bangsalsari, Sumbersari, Tanggul, Sumberjambe, Jenggawah, dan Tempurejo.
‘’Program itu untuk memenuhi hak asasi manusia, terutama bagi anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan yang belum dicatatkan secara resmi oleh negara,’’ tuturnya.
Baca juga : Pemprov Jabar Belum Rencana Buka Bioskop dan Hiburan Malam
Diantara peserta isbat nikah itu, ada yang telah menjalani kehidupan rumah tangga selama 75 tahun, namun selama itu tidak memiliki buku nikah, sehingga peserta isbat nikah bersyukur akhirnya bisa memiliki buku nikah.
Pemkab Jember telah menggelar beberapa kali sidang isbat nikah missal yakni pada tahun 2018 diikuti sekitar 1.112 pasangan, kemudian pada tahun 2019 diikuti sebanyak 5.000 pasangan, dan tahun 2020 diikuti oleh 1.000 pasangan di tengah pandemi covid-19.
Senior Manager MURI Sri Widayati mengatakan kedatangannya kembali ke Jember untuk mencatat satu rekor yang spektakuler yakni sidang isbat dengan peserta terbanyak, sehingga kegiatan isbat nikah massal di Jember tercatat di MURI dan Pemkab Jember telah mencatatkan lima MURI.
Sidang isbat nikah tersebut terselenggara berkat kerja sama Pemkab Jember dengan Pengadilan Agama (PA) Jember dan Kantor Kementerian Agama Jember dan hasil sidang itsbat itu akan diberikan kepada semua pasangan pada sekitar September 2020 dengan Tim Pendopo Ekspres yang akan mengantar ke rumah mereka. (Ant/OL-2)
Karya-karya Khoirul Anam tidak main-main. Seluruhnya telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah, baik skala nasional maupun internasional.
Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, Namira berhasil meraih Rekor MURI sebagai Perempuan Termuda peraih Six Star Finisher Medal di ajang World Marathon Majors (WMM) pada 30 Januari 2026 lalu.
Persagi bersama sejumlah mitra meluncurkan Program Edukasi Gizi Serentak yang menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Gelaran Parade Mi Nusantara berhasil meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas penyajian 130 kreasi menu mi Nusantara dalam satu rangkaian acara.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Hingga saat ini, MK mengaku belum memiliki alasan kuat dan mendasar untuk mengubah pendirian hukumnya terkait aturan pernikahan di Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved