Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Khoirul Anam, Satpam yang Raih Rekor Muri Lewat 13 Karya Ilmiah

Basuki Eka Purnama
10/2/2026 04:55
Khoirul Anam, Satpam yang Raih Rekor Muri Lewat 13 Karya Ilmiah
Personel satpam bernama Khoirul Anam (kiri) meraih rekor MURI atas capaiannya menghasilkan 13 karya ilmiah.(ANTARA/HO-PKSS)

PROFESI satuan pengamanan (satpam) sering kali diidentikkan dengan ketegasan dan penjagaan fisik. Namun, Khoirul Anam, seorang personel satpam yang bertugas di BRI Kantor Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, berhasil mendobrak stigma tersebut. Lewat ketekunannya, Anam sukses meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas pencapaian menghasilkan 13 karya ilmiah.

Karya-karya Anam tidak main-main. Seluruhnya telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah, baik skala nasional maupun internasional. 

Selain jurnal, ia juga menelurkan sejumlah buku yang memiliki International Standard Book Number (ISBN) dan resmi terdaftar di Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

Bagi Anam, pencapaian ini adalah buah dari konsistensi yang ia asah di sela-sela jam kerjanya.

"Bagi saya, menulis adalah cara untuk terus belajar tanpa mengesampingkan tanggung jawab utama sebagai satpam. Justru dari kedisiplinan dalam bertugas, saya belajar konsistensi dalam berkarya," ungkap pria yang bernaung di bawah PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) ini.

Berawal dari Buku Mutasi

Menariknya, minat menulis Anam tidak tumbuh secara instan. Benih literasi itu mulai muncul pada 2019 melalui aktivitas yang sangat sederhana: menulis buku mutasi satpam. 

Dari sekadar mendokumentasikan laporan harian saat bertugas, Anam mulai terbiasa merangkai kata secara sistematis. Kebiasaan tersebut kemudian ia kembangkan ke ranah yang lebih akademis.

Meski memiliki latar belakang pendidikan hingga jenjang S2, Anam tetap menempatkan profesionalisme sebagai satpam di garda terdepan. 

Ia memanfaatkan waktu luang setelah pergantian shift atau saat turun jaga untuk menulis. Sementara itu, aktivitas perkuliahan ia tuntaskan pada akhir pekan agar tidak membentur jadwal kerjanya di anak perusahaan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia (YKP BRI) tersebut.

Apresiasi dan Inspirasi

Prestasi gemilang ini mendapat apresiasi langsung dari manajemen. Direktur Bisnis PT PKSS, Moh. Harsono, menyerahkan penghargaan secara langsung di kantor pusat PKSS. 

Menurutnya, apa yang dilakukan Anam adalah bukti bahwa profesionalisme satpam tidak hanya terbatas pada fungsi keamanan, tetapi juga pengembangan diri yang memberi nilai tambah bagi perusahaan.

"PKSS mengapresiasi dedikasi ini sebagai bagian dari komitmen kami membangun SDM yang unggul dan berintegritas," ujar Harsono.

Keberhasilan Khoirul Anam menjadi cerminan bahwa pembinaan SDM yang menekankan nilai disiplin dan pengembangan diri berkelanjutan dapat membuahkan hasil luar biasa. 

Pihak manajemen berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel pengamanan lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan peran utama mereka dalam menjaga ketertiban di lingkungan kerja. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya