Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
GABUNGAN Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan menyatakan berkomitmen untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di areal perkebunan. Hal ini ditandai dengan kesepakatan kerjasama GAPKI dan Polda Kalsel terkait penanganan karhutla beberapa waktu lalu.
"Sudah ada kesepakatan kerjasama antara Polda dan Gapki terkait penanganan karhutla khususnya di areal perkebunan," tutur Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Komisaris Besar Muhammad Rifai, Rabu (19/8).
Sebelumnya Gubernur dan Kapolda Kalsel telah meminta komitmen semua pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah tersebut. Saat ini Kalsel dalam status siaga darurat bencana kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan yang berlaku sejak Juni hingga November mendatang.
Kepala Polda Kalsel Irjen Nico Afinta mengapresiasi komitmen dan kontribusi Gapki dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Dalam kerjasama ini ditegaskan peran dan kontribusi masing-masing pihak baik dalam hal penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia, koordinasi antarpihak, serta kegiatan sosialisasi kepada pihak terkait.
Ketua Umum GAPKI, Joko Supriyono mengakui pentingnya kerja sama dengan pihak terkait termasuk Polda Kalsel guna mencegah dan mengatasi karhutla khususnya di wilayah perkebunan.
"Kerja sama ini sejalan dengan komitmen kami selaku pengusaha yang menerapkan prinsip ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam operasional perkebunan," ujarnya.
Sementara Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel menyebut kebakaran areal lahan gambut di Kalsel selama ini terbanyak terjadi di areal konsesi perusahaan perkebunan kelapa sawit. Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, mengatakan kebakaran di areal lahan gambut terus berulang setiap tahun diduga akibat aktivitas pembukaan dan perluasan perkebunan sawit yang semakin memperparah kerusakan gambut.
"Pemerintah harus serius menangani bencana Karhutla dan menindak korporasi yang terlibat pembakaran lahan. Hasil Investigasi kami kebakaran gambut terbanyak terjadi di areal konsesi perkebunan," ungkapnya.
baca juga: Lima Desa di Riau Jadi Percontohan Solusi Permanen Karhutla
Walhi Kalsel telah melakukan pemantauan kondisi kebakaran lahan gambut pada Juli 2019 sampai Maret 2020. Fakta di lapangan diketahui kejadian kebakaran terutama di lahan gambut terjadi berulang setiap tahunnya. Kebakaran terjadi karena gambut rusak akibat aktivitas pengeringan lahan oleh perusahaan perkebunan sawit.
"Kami melihat gambut yang rusak memiliki kerentanan lebih tinggi untuk terbakar secara berulang, kerusakan itu diduga akibat aktivitas pengeringan lahan oleh perusahaan sawit yang memiliki konsesi di lahan gambut," ujar Manajer Kampanye Walhi Kalsel, Jefry Raharja.
Pantauan Media, saat ini sudah ada tiga helikopter water boombing dan satu helikopter patroli yang beroperasi di wilayah Kalsel. (OL-3)
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Purbaya mengingatkan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan kesempatan perusahaan-perusahaan kelapa sawit untuk bisa kembali melakukan praktik under invoicing.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu utama banjir. Namun, menurutnya, faktor manusia dan aktivitas industri juga perlu dikaji lebih serius.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved