Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Bangka Barat Dikepung Titik Panas Karhutla

Rendy Ferdiansyah
29/8/2025 14:04
Bangka Barat Dikepung Titik Panas Karhutla
Karhutla di Bangka Barat.(Dok. MI/BPBD)

SEBANYAK 76 titik panas terpantau satelit berada di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Hal itu membuat Kabupaten yang berada di Pulau Bangka tersebut di kepung titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel). Ari Primajaya mengatakan saat ini kondisi cuaca di Babel panas full, sehingga titik panas mudah terdeteksi satelit.

Ia menyebutkan, pantauan satelit yang di informasi BMKG Pangkalpinang, jumlah titik panas Jumat (28/8) lebih banyak dari Kamis lalu.

"Kamis kemarin ada 138 titik panas, kalau hari ini meningkat menjadi 150 titik panas," kata Ari.

Titik panas yang diduga adanya karhutla ini, menurut Ari bertebaran paling banyak di Kabupaten Bangka Barat dengan 76 titik.

"Bangka 15 titik,  Bangka selatan 18 titik. Bangka tengah 22 titik,  Belitung 7 titik. Belitung Timur 12 titik, totalnya dengan Bangka Barat 150 titik," ujarnya.

Tingkat akurasi 150 titik panas ini lanjutnya di angka 7, artinya memang ada sumber api tetapi itu kecil. Namun untuk memastikan itu karhutla atau bukan harus dilakukan pengecekan di lokasi.

Banyak titik panas yang terpantau ini diduga ada warga yang melakukan pembakaran lahan untuk berkebun,"ini dugaan mereka bakar lahan untuk kebun, tapi ditunggu," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghimbau warga yang ingin membuka kebun untuk tidak melakukan pembakaran, sebab di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini sangat berbahaya bisa mengakibatkan karhutla.

"Upaya yang kami lakukan, terus memberi himbauan agar tidak terjadi karhutla, seperti jangan buang puntung rokok ada bara apinya, kemudian jangan bakar lahan atau sampah tidak di tunggu," ucapnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya