Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Hendadi Setiaji membenarkan bahwa tempat karantina covid-19 yang menggunakan Gedung Korpri untuk sementara dihentikan dan ditutup. Penjelasan Hendadi menjawab pernyataan Anggota DPR RI Dewi Aryani yang melakukan kunjungan kerja ke Gedung Korpri Kabupaten Tegal dan menemui tempat itu sudah tidak difungsikan lagi sebagai tempat karantina. Dewi hanya menemukan tumpukan wastafel sumbangan Korpri yang sudah tidak digunakan lagi.
"Betul kita hentikan sementara tapi tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Hendadi.
Menurutnya, petugas oncall, karena tidak ada yang harus masuk karantina massal.
"Gedung Korpri itu juga bisa dibuka kembali jika memang ada masyarakat yang harus menjalani karantina," kata Hendadi, Rabu (29/7)
Sedangkan untuk fasilitas karantina seperti tempat tidur velbed yang akan dilapisi kasur tipis, selimut dan bantal diamankan di kantor Dinkes.
baca juga: Pemkot Sorong Pulangkan 22 Pasien Sembuh
Sebelumnya anggota DPR RI Dapil IX Jateng wiayah Kabupaten/Kota Brebes dan Tegal ini meninjau ruang karantina di Gedung Korpri di Slawi, ibu kota Kabupaten Tegal. Saat memasuki Gedung Korpri, keadaan kosong. Peralatan untuk tidur juga tidak ada. Tersisa adalah tumpukan wastafel. Menurutnya belakangan ini jumlah warga terinfeksi virus covid-19 di Kabupaten Tegal meningkat lagi. Sehingga tempat karantina di Gedung Korpri bisa difungsikan lagi.
"Harusnya tempat karantina ini jangan dihentikan dan harus difungsikan kembali. Karena kasus covid-19 di Kabupaten Tegal masih ada dan cenderung meningkat," ujar Dewi. (OL-3)
Karnaval yang melibatkan instansi dan masyarakat ini menjadi wujud pelestarian batik serta ajang kreativitas kostum untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Walikota Tegal mengajak menjaga dan merawat warisan ini dengan kerja nyata, dengan semangat, dan dengan cinta kepada tanah air dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Indonesia.
Rangkaian Pekan Cuick Respone Indonesian Standard (QRIS) Nasional 2025 di Kota Tegal, Jawa Tengah resmi dimulai pada Jumat (15/8) pagi dengan kegiatan senam bersama di Alun-alun Kota Tegal.
Pekan QRIS Nasional 2025 di Tegal berlangsung selama tiga hari, 15–17 Agustus 2025, dengan agenda mendorong penggunaan pembayaran digital.
Dedy Yon menuturkan penampilan tari yang akan dibawakan oleh delegasi Kota Tegal tidak mengecewakan masyarakat nusantara.
Salah satu penerima hewan kurban tersebut adalah Pondok Pesantren Muassasah Hidayatul Muthabi-ien (MHM), yang berlokasi di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Badan Karantina Indonesia (BKI) akan membentuk sistem karantina terpadu melibatkan tiga negara Indonesia, Malaysia dan Brunei yang disebut Borneo Quarantine Sistem.
Selama masa karantina, peserta akan dibekali dengan pelatihan intensif dan berbagai tantangan untuk mengasah kemampuan mereka..
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved