Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Hampir Separuh Penderita Covid-19 di Kalsel Sembuh

Denny Susanto
24/7/2020 08:57
Hampir Separuh Penderita Covid-19 di Kalsel Sembuh
Warga membagikan makanan gratis di Jalan Jendral Suprapto Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat pandemi covid-19.(ANTARA/Makna Zaezar)

TREN tingkat kesembuhan penderita covid -19 di Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkat dan sudah hampir 50% berhasil sembuh.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono menegaskan TNI dan Polri akan membantu upaya pemerintah daerah mengatasi pandemi covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Jumat (24/7), mengatakan jumlah penderita covid-19 yang berhasil disembuhkan meningkat cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

"Saat ini, jumlah penderita covid-19 sembuh di Kalsel sebanyak 2.414 orang dengan persentase 45,27%," tuturnya.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Klaten Tambah Dua Orang

Berdasarkan data Gugus Tugas Kalsel, jumlah kasus positif virus korona di wilayah ini mencapai 5.332 kasus, bertambah 116 orang dari sebelumnya. Tercatat ada 2.655 orang masih menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit dan lokasi karantina khusus.

Kemudian jumlah pasien sembuh bertambah 178 orang menjadi 2.414 orang atau 45,27% dan jumlah pasien meninggal dunia 263 orang atau 4,93%.

Menurut Muslim, dengan adanya penambahan fasilitas PCR saat ini dan upaya penerapan protokol kesehatan di lapangan pihaknya optimistis kasus
covid di Kalsel dapat dikendalikan.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono menegaskan TNI-Polri akan melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan kepada
masyarakat guna membantu pemerintah di daerah.

Hal itu dikemukakan Panglima TNI saat kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Kamis (23/7) sore dalam rangka mendukung upaya pemerintah di daerah menurunkan kurva kasus covid-19.  

"TNI dan Polri akan mendukung upaya pemerintah daerah menangani pandemi covid dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan di tengah
masyarakat," tegasnya.

Penegakan disiplin menerapkan protokol kesehatan ini akan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

"Bagaimana mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan agar menjadi kewajiban, melalui penerapan kedisiplinan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," tuturnya.

Di sisi lain, pihaknya menilai Pemprov Kalsel sudah melakukan upaya penanganan pandemi virus korona dengan baik dengan menjalankan 3T, tracking, tracing dan treatment. Serta upaya menyediakan fasilitas untuk penanganan covid-19 dengan baik. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya