Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kepsek Positif Covid-19, KBM SMK di Beltim Dihentikan

Rendy Ferdiansyah
23/7/2020 12:18
Kepsek Positif Covid-19, KBM SMK di Beltim Dihentikan
Kegiatan belajar mengajar dengan menerapkan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru.(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

KEPALA Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Saipul Bakhri mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) salah satu SMK di Kabupaten Belitung Timur terpaksa dihentikan. Penyebabnya kepala sekolah SMK tersebut terkonfirmasi positif covid-19. Sebelumnya, menurut Saiful Dinas Pendidikan menunjuk SMA/SMK di tiga kabupaten untuk menjadi pilot project pembelajaran tatap muka di era adaptasi kebiasaan baru. Namun, salah satu sekolah di Manggar Beltim terpaksa dihentikan pembelajaran tatap mukanya lantaran salah satu tenaga pendidiknya terpapar Covid-19

"Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kabupaten Bangka Barat itu menjadi pilot untuk pembelajaran tatap muka di era adaptasi kebiasaan baru ini. Tetapi beberapa hari yang lalu, semua sudah mendapatkan informasi salah satu kepala sekolah di Manggar terkonfirmasi positif covid-19. Kita tiadakan dulu proses belajar tatap muka disekolah tesebut," kata Saiful, Kamis (23/7).

Saiful menambahkan sampai saat ini tidak ditemui kendala dan permasalahan pembelajaran tatap muka di tiga kabupaten itu. Meskipun tatap muka dilakukan belum optimal karena masih dibatasi.

"Saat ini agar anak-anak kembali terbiasa dan memahami status mereka masih pelajar, sekolah telah mengkondisikan dengan beberapa strategi pembelajaran sesuai kaidah protokol kesehatan. Tergantung situasi dan kondisi sekolah," ujarnya.

baca juga: 

Saat ini belum ada tambahan kabupaten yang direkomendasikan untuk melaksanakan proses KBM tatap muka karena masih melihat situasi dan kondisi adaptasi kebiasaan baru. 

"Proses kegiatan belajar mengajar tatap muka jenjang SMA/SMK di tiga Kabupaten berjalan dengan  lancar kendati salah satunya dihentikan,"ungkap dia.(OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya