Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA pasien PDP Covid-19 yang meninggal dunia di RS Muhammadiyah Palangka Raya, menggeroyok petugas pemakaman di KM 12 Palangka Raya, Selasa (21/7) sore hingga pingsan. Belum diketahui secara persis awal mula kejadian sehingga beberapa orang dari keluaraga almarhum mengamuk kepada petugas pemakaman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dan sejumlah video yang beredar di masyarakat, keluarga korban tidak terima atas penanganan pemakaman terhadap salah satu anggota keluarganya dengan protokol kesehatan Covid 19. Mereka lantas memukul para petugas pemakaman.
Dari peristiwa tersebut, satu petugas mengalami luka dan patah bagian hidung. Satu petugas lainnya pingsan akibat dipukul dengan batu nisan kuburan.
Baca Juga: Sesuai KUHP, Penolakan Jenazah Korban Covid-19 Bisa Dipidana
Pemukulan tersebut terjadi saat petugas memasukan jenazah ke liang lahat. Namun, dicegah oleh keluarga korban dan petugas didorong dan dipukul oleh para pelaku. Saat pemukulan, petugas pemakaman yang menggunakan APD nampak tidak berdaya dan tidak melakukan perlawan kepada keluarga pasien yang sudah emosi.
"Proses lebih lanjut dilaporkan ke polisi karena ini sudah tindakan pengniayaan. Dan jumlah yang dipukul ada 3-4 orang. Satu orang luka parah dan dirawat di Rumah Sakit Siloam Palangka Raya," kata Emi Abriyani, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Palangka Raya kepada wartawan di TPU Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (21/7) sore.
Petugas yang mengalami penganiayaan ini kata Emi, merupakan tim gugus yang biasa melakukan pemakaman covid-19. Awalnya saat di RS. Muhamadiyah tidak ada masalah karena keluarga sudah tandatangani untuk pemakaman secara Covid-19.
Baca Juga: Tiga Provokator Penolakan Jenazah Covid-19 Dijerat Pasal Berlapis
Namun, ada penolakan pada saat pemakaman secara Covid-19 karena hasil swab belum keluar. Pihak keluarga meminta pemakaman ditempat yang sudah mereka siapkan sebelumnya. "Penolakan itu hanya masalah lokasi pemakaman saja, jadi mereka menginginkan ditempat pemakaman yang sudah mereka siapkan," ujarnya.
Supaya tidak terulang lagi maka petugas pemakaman kedepannya akan dikawal dengan aparat TNI/Polri. (OL-13)
SUNGAI Kahayan di Palangka Raya, Kalteng, semakin meluap. Warga yang berada di Kelurahan Bereng Bengkel , diminta waspada terjadinya potensi banjir.
Untuk langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalteng, akan turun ke pasar untuk megawasi agar tak terjadi lonjakan harga.
Seluruh elemen masyarakat di Kalteng khususnya di Kota Palangka Raya, diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik di tengah situasi kegiatan unjuk rasa yang sedang berlangsung.
“Pemko Palangka Raya tidak ingin menambah beban warga. Karena itu, tidak ada kebijakan menaikkan PBB-P2,”
SEORANG narapidana atas nama Henderikus Yoseph Seran Bin Anderias Seran dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Masyarakat jadi mengurangai jumlah pembelian dan itu mengakibatkan stok cabai di pedagang lambat habisnya,”
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved