Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus memasifkan tes usap (swab) untuk mencegah makin menyebarnya covid-19. Targetnya, sebanyak 23 ribu orang bisa mengikuti tes usap.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal menjelaskan tes usap merupakan cara mengetahui seseorang terinfeksi covid-19 atau tidak.
Dari target tes usap terhadap 23 ribu orang, hingga saat ini, Gugus Tugas Covid-19 baru melaksanakannya terhadap 3 ribuan orang.
"Mereka yang sudah dilakukan swab test itu di antaranya tenaga kesehatan, ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), dan kalangan masyarakat lainnya," terang Yusman, Minggu (19/7).
Baca juga: Pulau Bintan Siapkan Protokol Kesehatan bagi Wisatawan
Target 23 ribu yang akan dites usap itu, jelas Yusman, merupakan 1% dari jumlah penduduk Kabupaten Cianjur yang berjumlah sekitar 2,3 juta jiwa.
Karena itu, saat ini, Gugus Tugas Covid-19 memasifkan tes usap bagi berbagai kalangan masyarakat.
"Target kami bisa menjangkau 1% jumlah penduduk Kabupaten Cianjur atau sekitar 23 ribu jiwa," tuturnya.
Pun rapid test, Gugus Tugas Covid-19 memasifkan pemeriksaannya. Hingga saat ini sudah ada 23 ribu orang yang sudah dites cepat.
"Tapi kalau rapid test itu dobel. Artinya, target kami bisa me-rapid test sebanyak 50 ribu orang," jelasnya.
Di Kabupaten Cianjur sendiri, terdapat penambahan sebanyak 3 orang pasien terkonfirmasi positif. Ketiganya masih terikat hubungan keluarga.
Ketiganya terdiri dari seorang tenaga kesehatan di salah satu puskesmas yang kemudian menularkan ke anaknya yang masih berusia 7 tahun serta ke orangtuanya yang berusia di atas 60 tahun.
Diduga, mereka terpapar dari suami tenaga kesehatan yang sekarang diisolasi di Jakarta.
Sedangkan ketiga orang positif masih satu keluarga itu saat ini ditempatkan di pusat isolasi di Bumi Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
Yusman menuturkan meskipun sekarang terdapat penambahan jumlah pasien positif, tetapi tidak memengaruhi status level kewaspadaan yang masih berada pada zona biru.
"Perubahan status level kewaspadaan itu ketika terdapat klaster baru, misalnya satu RT atau satu RW. Tapi yang kasus penambahan di Cianjur bisa dikatakan generasi pertama. Jadi saat ini masih zona biru," tegas Yusman.
Dengan bertambahnya tiga pasien terkonfirmasi positif, berarti sekarang pasien positif covid-19 di Cianjur berjumlah 8 orang. Dari jumlah itu, satu orang meninggal dunia, 4 orang sudah sembuh, dan 3 orang masih dalam perawatan medis di pusat isolasi Bumi Ciherang. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved