Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog Wilayah Sulawesi Tengah (Ssulteng) mengatakan bencana alam banjir yang melanda sejumlah wilayah di provinsi itu dalam kurun beberapa pekan terakhir ini, tidak mempengaruhi pengadaan beras untuk kebutuhan stok nasional tetap berjalan lancar.
"Tidak ada dampak banjir terhadap kegiatan pembelian beras produksi petani tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku," kata Kepala Bidang Pengadaan dan Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog Sulteng, Amir Sube di Palu, Rabu (15/7).
Ia mengatakan sekalipun di sejumlah daerah di Sulteng dilanda banjir, namun sama sekali tidak mempengaruhi atau menghambat pengadaan beras yang dilakukan Bulog bersama mitra kerja baik langsung ke sentra-sentra produksi di seluruh kabupaten penghasil beras di daerah ini.
Bulog tetap berupaya keras untuk bisa memenuhi target penyerapan beras sesuai prognosa yang ditetapkan.
Pada musim panen (MP) 2020 ini, Bulog Sulteng, kata dia, ditargetkan membeli sebanyak 25.000 ton beras produksi petani lokal.
Dan realisasi pembelian beras di Sulteng sampai saat ini sudah sekitar 50% dari target pengadaan yang ditetapkan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
Dia juga menjelaskan bahwa Bulog dalam membeli beras petani selain bekerja sama dengan mitra-mitra penggilingan padi, juga turun langsung ke petani.
"Kita tidak hanya diam di kantor saja, tetapi turun langsung melakukan pembelian di sentra-sentra produksi," kata Amir.
Bulog membeli beras/gabah dari petani sesuai dengan standar mutu dan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Kalau kualitas gabah/berasnya sesuai dengan persyaratan, maka Bulog membeli sesuai standar harga yang ditetapkan pemerintah.
Menjawab pertanyaan, Amir juga menjamin stok beras di gudang masih cukup hingga tiga bulan mendatang. "Kita masih punya stok beras di gudang saat ini sebanyak 5.000 ton," ujarnya.
Jika diperhitungkan dengan rata-rata penyaluran setiap bulan sekitar 1.600 ton, maka stok yang ada masih cukup untuk tiga bulan ke depan.
Sulteng sejak 1984 telah menjadi salah satu daerah yang telah mencapai swasembada beras di kawasan timur Indonesia. Sejak menjadi daerah swasembada beras, Sulteng juga telah mengirim beras produksi petani ke sejumlah daerah,termasuk di Maluku. (Antara/OL-09)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved