Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT pertemuan negara-negara persemakmuran di dunia atau G-20, Pemkab Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) telah membebaskan lahan milik warga di sepanjang ruas jalan yang akan dilalui negara peserta G-20.
Pembebasan lahan milik warga ini untuk pelebaran jalan selebar 20 meter, di sepanjang ruas jalan mulai dari simpang Pede menuju Desa Golo Mori tanah Naga sejauh 32 km. Ruas jalan yang ada saat ini hanya berukuran 7 meter saja.
Sepanjang 32 km jalur menuju ke titik digelarnya pertemuan internasional itu, Desa Golo Mori Tanah Naga dijadikan kawasan ekonomi khusus (KEK) sebagai langkah maju mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor lebih khusus dunia pariwisata.
"Golo Mori Tanah Naga akan di jadikan KEK sehinga pemerintah daerah seperti dinas pekerjaan umum Manggarai barat secarah kelembagaan telah berupaya melakukan pembebasan lahan senpang jalur
perlintasan menuju ke Golo Mori,"ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mabar, Octavianus Adu, Rabu (8/7), seusai meninjau ruas jalan di wilayah itu.
Ovan Adu mengatakan, warga dengan sukarela menyerahkan tanahnya untuk pelebaran jalan dalam persiapan menyambut tamu-tamu dari G-20. Warga juga menyadari perkembangan pembangunan kedepannya nanti.
"Ada kesepakatan tertulis warga bermeterai, lalu diserahkan ke Pemkab Mabar. Tetapi sebelumnya telah dilakukan sosialisasi ke warga yang terkena dampak peleberan ruas jalan menuju lokasi KEK," ungkap Ovan Adu.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Mabar Fransiskus Sodo membenarkan upaya pembebasan didahului dengan sosialisasi ke warga pemilik lahan termasuk dalam kota Labuanbajo ini.
Selama survei pematokan untuk pembuatan pelebaran jalan tidak ada keberatan bahkan permintaan ganti rugi lahan juga tidak ada. Dia mengaku warga paham terhadap upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah.
"Setelah sosialisasi tak ada keberatan dari warga. Mereka sudah merasa pentingnya pembangunan. Pemerintah berterimakasi ke semua pihak yang merelakan demi kepentingan umum," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Sikap Pemerintah Tolak Rekomendasi WHO soal Ganja Dipertanyakan
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ditetapkan pemerintah, Labuan Bajo terus menarik investasi baru melalui berbagai program.
Karena keindahan Indonesia Timur, Irwan yakin, wilayah Indonesia Timur pasti bisa menggantungkan hidupnya pada pariwisata
Ada sebanyak tujuh wisatawan asing dan tiga kru kapal diangkut kapal tersebut, selamat
Indonesian Waste Platform (IWP), lembaga non-pemerintah yang fokus pada penanganan sampah mencatat, setiap hari ada 20 ribu sampah plastik es yang mencemari laut Labuan Bajo.
Eiger Indonesia dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) melakukan Perjanjian Kerja Sama investasi di Destinasi Parapuar Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Program Urban Futures tingkat Kabupaten Manggarai Barat diluncurkan di Labuan Bajo, NTT. Program ini akan menyasar komunitas anak muda menciptakan kedaulatan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved