Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menekan penyebaran covid-19 di Jawa Timur, donasi berupa alat pelindung diri (APD) terus bergulir. Nasari Group misalnya menyerahkan bantuan 7500 APD dan 10 ribu masker kepada Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) Jawa Timur. Bantuan tersebut akan dibagikan ke seluruh rumah sakit milik Muhammadiyah di Jawa Timur.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim mengatakan dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini perlu energi besar dan saling taawun untuk menyelesaikannya.
"Bangsa ini mengalami problem Covid-19 yang harus diselesaikan oleh seluruh elemen bangsa, khususnya elemen strategis kita, tidak terkecuali," kata Saad Ibrahim, Rabu (1/7).
Menurut Saad, Nasari Group berdonasi untuk rumah sakit Muhammadiyah/Aisyiyah di Jatim merupakan rahmat dari Allah.
"Ini menunjukkan pada kita, jika kita juga harus saling ta’awun alal birri wa taqwa dalam hal seperti ini. Karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi Covid-19 ini berakhir," ujarnya.
Saad juga menyampaikan jika Allah menggariskan dalam al Baqarah ayat 286 ‘laa yukallifullahu nafsan illa wus’aha’, artinya Allah tidak akan memberi beban pada seseorang kecuali atas dasar kemampuan yang dimilikinya.
"Maka Covid-19 ini beban dan juga taklif yang diberikan pada kita dan pasti tidak akan melampaui kapasitas kita. Karena janji Allah itu pasti ‘Innallaha laa yukhliful mii’aad’Allah tidak akan mengingkari janji-Nya. Maka sekali lagi, kita kemudian tidak boleh putus asa dengan rahmat Allah," jelasnya.
Ketua Pengurus Nasari Syariah Chandra Saritua MBA menyatakan, dipilihnya Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Jatim bukan tanpa alasan.
"Kerja sama ini dilakukan karena Muhammadiyah merupakan salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia. Khususnya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim yang mempunyai jaringan rumah sakit terbesar untuk penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Jatim," ungkap Chandra.
Jatim dipilih, lanjut dia, karena provinisi yang berada di ujung timur Pulau Jawa itu merupakan penyokong utama ekonomi nasional.
"Kami sangat berharap, selain bisa bergotong royong dan bersolidaritas, juga ingin memberi rasa optimisme pada seluruh masyarakat," paparnya.
Koperasi simpan pinjam syariah yang berkantor di Jakarta itu menyumbang 7500 set alat pelindung diri (APD) yang terdiri baju hazmat dan shoe cover. Juga sebanyak 10 ribu lembar masker medis untuk MCCC Jatim.
"Untuk APD yang disumbangkan ini merupakan hasil produksi anggota koperasi yang ada di Surabaya. Jadi kami tidak membawa apa-apa dari Jakarta. Tujuannya tidak lain agar bisa menggerakkan roda perekonomian di Jawa Timur," tutur Chandra.
baca juga: Lansia di Jatim Diimbau tidak Sering Keluar Rumah
Seluruh donasi tersebut diberikan pada MCCC Jatim untuk seluruh rumah sakit Muhammadiyah/Aisyiyah se-Jatim.
"Donasi untuk para pahlawan medis seperti dokter, perawat, staf rumah sakit, maupun pengemudi ambulans, sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Jatim," tambah.(OL-3)
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat menyikapi perbedaan awal Ramadan dengan bijak serta menjadikan puasa sebagai perekat sosial dan penguat akhlak.
UMAT Islam di berbagai belahan dunia bersiap menyambut puasa Ramadan 1447 H.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved