Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, telah membentuk 24.927 orang relawan desa lawan covid-19 di sembilan kabupaten, Bengkulu untuk mencegah penyebaran covid-19. Kepala Badan Pemberdayaan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, Syahroni mengatakan, Pemprov Bengkulu hingga saat ini telah membentuk sebanyak 24.927 relawan desa lawan covid-19 di wilayah Bengkulu.
"Relawan covid-19 telah tersebar di 1.165 dari 1.341 desa di sembilan kabupaten dan yang sudah menerima surat keputusan (SK) tim relawan baru sekitar 1.106 desa," kata Syahroni, Kamis (25/6).
Hingga Mei 2020, lanjut dia, baru Kabupaten Rejang Lebong yang telah 100 persen membentuk relawan desa lawan covid-19. Selebihnya, kabupaten lainnya seperti Seluma, Lebong dan Bengkulu Tengah, baru mencapai 99 persen. Pembentukan relawan desa, menggunakan anggaran dana desa (ADD) dan sudah teralokasi sebanyak Rp16 miliar.
Pembentukan tersebut, sesuai dengan instruksi Kementrian Pembangunan dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Tim relawan yang telah dibentuk bertugas mendata warga pendatang dan warga lama yang sering bepergian keluar kota atau masuk serta pemudik masuk desa.
baca juga: Posko Covid-19 Perlu Sampai Tingkat Kecamatan
Selain itu, tugas dari relawan lawan covid-19 ini berupa melakukan sosialisasi hidup sehat, pendirian tempat ruang isolasi, penyediaan tempat pencuci tangan di tempat publik, penyemprotan disenfektan dan juga untuk pendataan masyarakat rentan sakit. Relawan juga melakukan pengadaan masker bagi masyarakat dan pendirian pos relawan lawan covid-19 Rinciannya, Kabupaten Mukomuko sebanyak 2.238 orang relawan, Lebong,1.981, Kepahiang 1.450, dan Bengkulu Tengah 2.455. Kemudian, Bengkulu Selatan sebanyak 3.584 orang relawan, Rejang Lebong, 2.611, Bengkulu Utara, 2.729, Kaur, 3.143, dan Seluma 4.736. (OL-3)
Proyek ini tak hanya berfokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat
Panti asuhan itu antara lain Panti Asuhan Al Andalusia, Panti Asuhan Al Ikhwaniyah, Panti Asuhan Al Mubarokah, Panti Asuhan Kasih Mandiri Bersinar, Panti Asuhan Rumah Shalom
Hari Amal Sedunia yang diperingati setiap 5 September menjadi momen penting untuk mengakui dan merayakan upaya membantu sesama melalui kegiatan sukarela dan filantropi.
Mereka menggambarkan perlakuan terhadap anak-anak yang mengalami cedera yang dilakukan dengan sengaja, ditembak di bagian dada dan kepala secara sengaja
Melalui uji kompetensi, BPBD berharap peningkatan SDM dan mitigasi bencana di Kalimantan Selatan.
Dapur-dapur itu didirikan untuk menyediakan konsumsi kepada saksi Amin, baik yang bertugas di dalam maupun luar TPS.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved