Jumat 19 Juni 2020, 20:15 WIB

Sorri, Ibu Hamil dan Anak-anak Dilarang Masuk Solo Zoo

Widjajadi | Nusantara
Sorri, Ibu Hamil dan Anak-anak Dilarang Masuk Solo Zoo

MI/Widjajadi
Pengunjung Solo Zoo di hari pertama buka kembali dibatasi maksimal 50%, Jumat (19/6/2020)

 

WALIKOTA Solo FX Hadi Rudyatmo resmi membuka  kembali Taman Satwa Taru Jurung (TSTJ) atau Solo Zoo, Jumat (19/6). Hampir tiga bulan, taman konservasi satwa yang berlokasi di pinggir Kali Bengawan Solo itu tutup mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

"Sejak 16 Maret TSTJ atau Solo Zoo kita tutup karena terdampak pandemi korona. Hari ini, Jumat (19/6)) resmi kita buka kembali untuk masyarakat umum dan harus memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19," ujar Hadi,di sela sela pembukaan kembali Solo Zoo, Jumat (19/6).

Namun, lanjut Rudy, karena masih dalam suasana pandemi korona, anak di bawah 18 tahun ke bawah dan ibu hamil dilarang masuk. Nanti setelah dua pekan atau 14 hari sejak resmi dibuka baru diperbolehkan.

Menurut dia, aturan itu dibuat sebagai upaya membentengi dan memastikan tidak ada temuan kasus Corona di Solo Zoo setelah dibuka lagi. Lebih dari itu juga untuk menghindari suara atau protes bahwa bukan orang tua lebih 60 tahun yang belum diizinkan masuk ke bonbin, sampai kondisi benar-benar normal kembaki.

Pemkot Surakarta, tegas walikota bisa saja mengubah poin yang ada di Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Juknis Penanganan Covid-19 di Solo. Yakni, melarang anak dan ibu hamil masuk ke mal dan tempat wisata.

Lebih jauh dibeberkan Rudy, Solo Zoo hanya boleh menerima pengunjung 1.000 orang per hari atau 50 persen dari kuota kapasitasnya.

Dibukanya kembali Solo Zoo ini diharapkan akan menjadi penebus kangen warga yang sudah lama memendam rasa ingin mebghibur diri, bercengkrama dan sekaligus menyapa koleksi satwa yang ada. Apalagi kebetulan ada sejumlah koleksi satwa, seperti jerapah yang baru saja melahirkan, menambah suasana baru TSTJ.

Baca Juga: Mulai Besok, Ragunan Buka Terbatas Hanya Sampai Pukul 13.00 WIB

Yang jelas, dengan dibukanya kembali Solo Zoo, akan berdampak aman bagi pakan hewan di tempat itu." Dengan operasional kembali, pakan hewan aman," tandas walikota.

Sementara itu Direktur Utama RSTJ, Bimo Wahyu Widodo, meski sudah dibuka, pihak menejemen masih melakukan pengalangan dana, menerima bantuan, dan menjual tiket di muka untuk memenuhi pakan hewan.

Khusus penjualan tiket daring berhasil menjual sebanyak 62.421 lembar, dengan harga per tiket Rp20 ribu, sehingga menghasilkan pemasukan Rp1,8 miliar.

Paryanto,38, seorang pengunjung mengatakan, ia merasa senang bisa bercengkrama dengan hewan hewan TSTJ. " Saya terakhir berkunjung ke sini saat lebaran ketupat tahun lalu," kata pria warga Pajang ini. (OL-13)

Baca Juga: Satwa-Satwa Lebih Happy Sejak Ragunan Ditutup

 

Baca Juga

DoK MI

Kasus Covid-19 di Riau Kian Mengkhawatirkan

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:48 WIB
 Kasus positif Covid-19 di Riau kian mengkhawatirkan. Hingga Jumat (7/5) malam terdapat penambahan 628 kasus terkonfirmasi Covid-19...
MI/Denny Susanto

Profil dan Track Record Paslon Jadi Pertimbangan di Banjarmasin

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:34 WIB
Profil dan track record paslon menjadi pertimbangan utama pemilih di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bukan karena...
dok.pribadi

Masalah Internet Bisa Bikin PON di Papua Ambyar

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 07 Mei 2021, 20:51 WIB
AKSES internet di Papua, terutama di dua kota utama yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta beberapa daerah sekitarnya sampai saat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya