Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Perangi Pandemi Covid Kalsel Bangun Ratusan Kampung Tangguh

Denny Susanto
16/6/2020 15:08
Perangi Pandemi Covid Kalsel Bangun Ratusan Kampung Tangguh
Petugas medis menyiapkan sampel tes swab di Halaman Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (9/6).(ANTARA/BAYU PRATAMA S)

KASUS penyebaran virus korona di Provinsi Kalimantan Selatan kini menempati peringkat ke lima tertinggi di Indonesia. 

Salah satu upaya pemerintah daerah setempat memerangi pandemi virus korona adalah dengan membangun ratusan kampung tangguh.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel menargetkan pembangunan kampung tangguh Banua (bersih, nyaman, unggul dan aman) sebanyak 129 kampung yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

"Kampung Tangguh kita bangun sebagai upaya kita memerangi pandemi virus korona. Kampung-kampung ini akan menjadi percontohan bagi kampung atau desa lain di Kalsel dalam rangka memerangi pandemi secara mandiri," tutur Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie di Banjarmasin, Selasa (16/6).

Pembangunan Kampung Tangguh ditandai dengan pendirian posko terpadu pencegahan dan penanganan covid yang diisi perwakilan TNI-Polri, masyarakat setempat, petugas puskesmas dan dinas kesehatan.

Posko-posko ini akan melaksanakan kegiatan berupa pengamanan dan pengecekan kesehatan masyarakat melalui rapid test secara mandiri, pembatasan keluar masuk masyarakat ke lingkungan kampung dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Anggaran Covid Makasaar Belum Terserap Maksimal

Selain itu adanya tempat karantina mandiri, bantuan sosial antar warga dan mendeteksi dini penyebaran virus korona di wilayah masing-masing.

"Sejauh ini sudah 27 kampung tangguh yang sudah dibangun dari 129 kampung ditargetkan. Dalam kampung tangguh akan terlihat kelompokan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dan partisipasi membantu pemerintah memerangi virus korona," ucap Haris.

Kampung Tangguh terbanyak akan dibangun di wilayah Kota Banjarmasin dengan 53 kampung atau satu kampung tangguh untuk setiap kelurahan. Pembangunan Kampung Tangguh ini menyedot anggaran hingga Rp7,9 miliar.

Sementara jumlah warga Kalsel yang terpapar virus korona terus bertambah dan mendekati angka 2.000 orang. Hingga Selasa (16/6) siang jumlah kasus positif virus korona sudah mencapai 1.953 kasus, dengan jumlah warga yang kini sedang dalam perawatan rumah sakit dan karantina khusus sebanyak 1.569 orang.

"Ada penambahan 66 kasus positif baru dari hari sebelumnya. Jumlah pasien sembuh bertambah menjadi 253 orang sedangkan yang meninggal dunia 131 orang," tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya