Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA masa pandemi korona atau Covid-19, tingkat kriminalitas di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur meningkat tajam. Terutama pada kasus pencurian.
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, S.Ik menyebutkan, kasus kriminalitas di masa pandemi korona di wilayah hukum Polres Sikka secara umum masih relatif kondusif. Namun, kasus pencurian justru mengalami peningkatan di tiga bulan terakhir ini.
"Dari Maret sampai awal Mei, kasus yang paling menonjol itu kasus pencurian. Peningkatan kasus pencurian ini terjadi sejak pemerintah memberlakukan jam aktivitas sampai pukul 17.00 wita selama masa korona," ujar Sajimin, kepada mediaindonesia.com, Senin (15/6).
Menurut dia, kasus pencurian ini lebih banyak terjadi di perumahan dan pertokoan. Ia mencatat selama masa pandemi korona, ada 32 kasus pencurian ditangani olehnya. .
"Lebih banyak kasus pencurian ini terjadi pada malam hari. Walaupun ada juga kasus pencurian dilakukan pada siang dan sore harinya. Rata-rata pencurian masih perorangan belum pada sindikat. Dari 32 kasus pencurian ini, ada 18 kasus pencurian sudah diungkap pelakunya," ungkap dia.
Sajimin menuturkan, paling banyak kasus pencurian ini terjadi di tiga kecamatan yang ada di Kota Maumere seperti, Alok, Alok Timur dan Alok Barat selama masa pandemi korona ini.
"Mungkin karena masa pandemi itu. Waktu awal-awal kan, ada instruksi pemerintah tentang pembatasan keluar rumah sehingga ada beberapa warga yang lupa kunci pintu rumah dan toko mereka tidak ada yang jaga. Ditambah lagi,
ada warga yang tidak melaksanakan kegiatan Kepolisian seperti jaga malam sehingga ini dimanfaatkan oleh pelaku sehingga kasus pencurian ini meningkat drastis," jelas Sajimin.
Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil penyelidikan, pemicu pelaku melakukan aksi pencurian ini didominasi masalah ekonomi. Selain kasus pencurian, kata Kapolres Sikka, ada juga beberapa kasus kriminalitas lainnya seperti pencabulan dan pembunuhan yang sedang ditangani olehnya.
"Para pelaku kriminalitas ada beberapa yang kita sudah amankan," pungkas Kapolres Sikka Sajimin. (OL-13)
Baca Juga: Komnas HAM Soroti Fenomena Kriminalitas Selama Pandemi
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
UNIT Reskrim Polsek Jagakarsa mengamankan dua orang pria berinisial WH (48) dan TA (40) setelah melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah kosong milik warga.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Dengan membuat kunci duplikat, tersangka dapat leluasa keluar-masuk rumah korban, yang merupakan sahabatnya sendiri, saat korban sedang tidak berada di tempat.
Aksi pencurian yang dipicu jeratan pinjaman online (pinjol) ini mengakibatkan korban merugi hingga Rp300 juta.
Rikwanto memberikan analogi mengenai fungsi CCTV di lingkungan masyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, rekaman kejadian adalah bukti yang tidak terbantahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved