Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCALEBARAN, harga bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masih mahal. Sedangkan cabai merah harganya merosot tajam. Mahalnya harga bawang merah lantaran stok di petani berkurang, berbanding terbalik dengan cabai merah.
Pemantauan di Pasar Bawang Merah dan Cabai Sengon di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, harga bawang merah bertengger di angka Rp40.000 per kg. Sedangkan cabai merah dibandrol hanya Rp6.000/kg.
Sebagai catatan, Pasar Bawang Merah dan Cabai di Pasar Sengon, merupakan pasar partai besar atau grosir yang bawang merah dan cabainya diperoleh dari petani. Sehingga, kalau di pasar-pasar tradisional atau eceran lebih mahal.
Jika bawang merah yang di Pasar (grosir) Sengon Rp40.000/kg, di pasar-pasar tradisional atau eceran bisa lebih mahal Rp10.000/kg atau sekitar Rp50.000/kg. Sedangkan cabai merah yang di Pasar Sengon Rp6.000/kg bisa mencapai Rp10.000/kg.
Baca juga: Harga Tinggi, Petani Bawang Merah Lereng Sumbing Mengaku Untung
Salah seorang pedagang bawang merah asal Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, Brebes, Sainah, menuturkan masih mahalnya harga bawang merah karena stok di tingkat petani yang sudah berkurang.
"Sekarang di persawahan sebagian besar sedang ditanami padi, tanaman bawangnya sudah berkurang," ujar Sainah.
Sainah menyebut kalau untuk cabai merah masih lumayan banyak yang menanam dan terutama di kawasan Pantura.
"Kalau yang di wilayah Pantura musim tanam padinya kan hanya setahun sekali. Sekarang masih banyak yang menanam cabai merah," ungkap Sainah.
Menurut Sainah, baik bawang merah atau cabai merah dari Pasar Bawang Merah dan Cabai Merah Sengon biasa dipasok ke kota-kota besar seperti Jakarta dan kota-kota lain baik di Jawa Tengah maupun Jawa Barat.(OL-5)
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Petani memeriksa instalasi lampu perangkap hama di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur.
Selain beras dan minyak, bawang merah juga masuk kategori tiga besar bahan pokok yang sering mengalami inflasi.
Bawang merah juga mengalami penurunan Rp3.833 dari Rp47.667 menjadi Rp43.834/kg. Sementara bawang putih turun Rp1.000 dari Rp34.317 menjadi Rp33.317/kg.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp56.667 per kilogram, turun sebesar Rp12.500 menjadi Rp44.167/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved