Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI Komisi X dari Fraksi NasDem Dapil Papua Barat, Rico Sia mendukung rencana pemerintah yang akan menerapkan kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi korona. Menurutnya kenormalan baru merupakan cara baru menjalani kehidupan baik pekerjaan, berbisnis dan berinteraksi.
Menurut Rico, negara telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai Covid-19. Namun jika terus-menerus dilanjutkan tentunya hal ini akan berdampak buruk bagi ekonomi negara. Pasalnya masa pandemi semua anggaran lebih terfokus untuk penanganan bagi tenaga medis dan lain lain. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka Pemerintah harus mengambil jalan keluar dengan menerapkan normal baru.
"Intinya, suka atau tidak suka negara harus menggerakkan roda perekonomian sebelum uangnya habis. Apabila tidak ada putaran, bagaimana caranya membiayai orang yang terpapar Covid-19 dan menyalurkan bantuan sosial lainya," ujar Rico, Rabu (3/6).
Rico juga mencontohkan hal sederhana dalam kehidupan keluarga, dampak dari PSBB yang berkepanjangan orang tua tidak bekerja. Sementara anak-anak membutuhkan makan dan sekolah. Contoh lain, masyarakat lebih memilih kelelahan karena bekerja daripada hanya berdiam di rumah tanpa berbuat apapun. Oleh karenanya, penerapan new normal dinilai efektif namun kesadaran melaksanakan protokoler hidup sehat harus berjalan seiring dengan kenormalan yang baru.
"Kalau kita lebih memilih PSBB selamanya, tidak ada yang kerja maka saya pikir semua akan mati konyol. Negara lockdown tapi masyarakat maunya kerja, sementara yang diizinkan aktivitas bisnis mikro,sementara makronya tidak, lantas bagaimana bisa tersalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP) dan lain lain," tambahnya.
Dengan penerapan kenormalan baru, ia sepakat dalam konteks memajukan perekonomian, tetapi masyarakat harus menerapkan imbauan sesuai protokol kesehatan. Jika tidak akan memicu gelombang kedua covid-19, dan kasus positif korona bisa melonjak.
"Masyarakat harus betul betul menjalankan protokol kesehatan setelah new normal, karena jangan sampai sudah new normal dan perekonomian semakin membaik tapi perputaran ekonomi sia sia karena yang terpapar semakin banyak, percuma," tambahnya.jug
baca juga: Banyuwangi Dinilai Siap Masuk Era Kenormalan Baru
Khusus di Papua Barat Rico menambahkan, masih ada daerah yang ditetapkan sebagai zona hijau, yakni Kalimana, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat dan Pegunungan Arfak. Ia berharap dengan ditetapkan zona hijau ini masyarakat dapat mempertahankan kondisi ini sehingga virus Covid-19 dapat dituntaskan.
"Saya yakin masyarakat di Papua Barat khusus zona hijau dapat mempertahankan daerahnya. Dan daerah lain yang masuk zona merah semoga masyarakatnya dapat bersatu melawan covid-19 ini sampai tuntas dan normal kembali," tandasnya. (OL-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved