Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Hutama Karya (Persero) mencatat sekitar 613.395 kendaraan melintasi ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) hingga sepekan pascalebaran. Baik yang sudah operasional penuh maupun yang masih secara fungsional.
Data ini merupakan akumulasi arus kendaraan yang masuk dan keluar JTTS melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), GT Kayu Agung di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), GT Palembang dan GT Indralaya di ruas Tol Palembang-Indralaya (Palindra), GT Binjai dan GT Helvetia di ruas Tol Medan-Binjai (Mebi), GT Pekanbaru dan GT Minas di ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) Seksi 1.
Baca juga: Kendaraan di Ruas Tol Trans Sumatra Dibatasi
Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, Aries Dewantoro, mengatakan volume kendaraan yang melintas di JTTS pada H-7 hingga sepekan setelah Idulfitri 2020, mengalami penurunan hingga 42,62 %. Itu dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Tahun lalu, total kendaraan yang melintasi JTTS mencapai 1,2 juta unit. Jumlah tersebut masih dalam kondisi Tol Terpeka fungsional dan Tol Pekdum Seksi 1 belum difungsionalkan. Sedangkan, tahun ini hanya 600 ribu kendaraan saja,” ujar Aries dalam keterangan resmi, Selasa (2/6).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan penurunan tidak lepas dari dampak pandemi covid-19 dan larangan mudik dari pemerintah. “Kalau tahun lalu ada arus mudik dan arus balik. Sedangkan tahun ini tidak ada, karena kondisinya berbeda. Penurunan volume kendaraan tidak hanya dialami Hutama Karya, tetapi hampir semua BUJT,” imbuh Aries.
Baca juga: Pemkot Palembang Berencana Perpanjang Masa PSBB
Meski mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik, namun Hutama Karya tetap melakukan persiapan untuk memberikan pelayanan optimal. Khususnya, bagi kendaraan yang masih diizinkan melintas di seluruh ruas tol. Termasuk dengan membuka ruas Tol Permai Seksi 1 secara fungsional sejak 18 Mei hingga 1 Juni.
“Kami telah membuka kembali secara fungsional ruas Tol Permai Seksi 1 sepanjang 9,5 km, dari Pekanbaru menuju Minas selama dua minggu. Dari menjelang Lebaran hingga seminggu pascalebaran,” paparnya.
Pada Minggu (31/5), selama diberlakukan penyekatan di GT Pekanbaru dan GT Minas, tercatat 14.250 kendaraan terjaring di titik penyekatan. Dengan catatan, 14.205 kendaraan diizinkan melanjutkan perjalanan karena memenuhi syarat, kemudian 45 kendaraan harus putar balik lantaran melanggar aturan.(OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menerima kunjungan beberapa tokoh pemerintahan pada H+2 Idul Fitri 1444 Hijriah. Pertemuan itu digelar di Kediaman Wapres, Menteng, Jakarta Pusat.
Koleksi itu merupakan kolaborasi Cut Syifa dengan brand lokal, Geulis.
Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menawarkan program menarik untuk rayakan Ramadan, mulai dari Paket menginap Ramadan dan Idul Fitri, Kuliner Ramadan di Restoran Signatures, dan lainnya.
Pergerakan IHSG ditutup melemah menjelang libur Panjang Idul Fitri pada pekan lalu.
Terhadap produk TMK tersebut, telah dilakukan pengamanan setempat dan pemusnahan oleh pelaku usaha yang disaksikan oleh petugas pengawas dari Badan POM.
Menurut Yusri, saat ini Jakarta dilanda pandemi covid-19. oleh sebab itu, protokol kesehatan tetap harus ditegakkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved