Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENUJU pelaksanaan normal baru berbagai daerah di Jawa Tengah mulai lakukan rapid test secara massal dengan sasaran lokasi rawan penyebaran covid-19, seperti pasar tradisional, pasar modern (swalayan) dan tempat-tempat yang banyak berkumpul warga.
Setelah beberapa pasar di berbagai daerah seperti Kota Semarang, Jepara, Kendal, Salatiga dan lainnya ditemukan puluhan pedagang terpapar covid-19, beberapa daerah semakin gencar lakukan rapid test secara massal. Salah satunya di Pasar Kobong Kota Semarang hasilnya 21 orang terpapar korona.
Rapid test tidak hanya di pasar-pasar tradisional yang ada, tetapi juga dilakukan di sejumlah pasar modern di daerah itu. Hasilnya beberapa pengunjung reaktif covid-19. Tidak hanya di Semarang, rapid test yang digelar di sejumlah pasar di Kota Pekalongan dan Batang ditemukan puluhan pedagang dan warga yang terpaparcovid-19.
Seperti di Pasar Banyurip ditemukan 10 orang reaktif korona yakni 7 orang dari Kota Pekalongan, 2 orang dari Kabupaten Batang dan 1 orang dari Kabupaten Pekalongan, juga di pasar modern ditemukan 10 orang lagi reaktif covid-19. Kabupaten Pekalongan tidak ketinggalan, enam pasar besar segera digelar rapid test secara massal untuk menamggulangi penyebaran covid-19.
"Kita akan lakukan rapid test secara massal di enam pasar, bahkan test dapat berkbang di lokasi rawan lainnya," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Kamis (28/5)
Wakil Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid secara terpisah mengatakan sebanyak 85 pengunjung pasar terjaring tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan yang lakukan test rapit secara acak, 20 orang diketahui reaktif korona.
"Kita langsung koordinasi dengan daerah Batang dan Kabupaten Pekalongan karena ada warganya yang reaktif. Sedang untuk warga Kota Pekalongan segera dilanjutkan dengan swab test untuk kepastiannya," ujar Afzan Arslan Djunaid.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan menuju era normal baru maka Prmkot Semarang melalui tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Semarang meningkatkan rapid test secara massal. Bahkan tidak hanya di pasar saja tetapi juga di perkantoran menjadi tempat pelayanan publik.
baca juga: Tidak Disentuh Negara, Warga Desa Pontianak Tidak Tahu Wujud BLT
Selain lakukan rapid test secara massal, demikian Hendrar Prihadi, langkah ini juga dimanfaatkan untuk sosilaisasi kepada tentang penerapan era normal baru dengan standarisasi operasional prosedur (SOP) kesehatan.
"Kunci keberhasilan program ini adalah kedisiplinan warga dalam ikuti protokol kesehatan," imbuhnya.
Jelang berhentinya pembatasan Kegiatan masyarakat (PKM) pada 8 Juni mendatang, lanjut Hendrar Prihadi, kemudian menuju ke era normal baru maka semua dipersiapkan dengan konsep yang tepat, hal itu agar tidak menimbulkan dampak buruk dalam langkah kedepan. (OL-3)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved