Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Barat, Irwan Prayitno, mengimbau masyarakat agar tidak pulang kampung atau pergi merantau ke kota lain di tengah pandemi covid-19.
Menurutnya, hal ini penting diperhatikan agar tidak menimbulkan imported case dari daerah lain. “Imbauan kami yang dari rantau juga tidak perlu pulang lagi, yang dari daerah juga tidak perlu ke rantau lagi untuk sementara. Kita sama-sama menghambat penularan covid-19,” ujar Irwan dalam telekonferensi dari Graha BNPB, Selasa (26/5).
“Kalau kita diam di sini, saudara kita diam di sana, tidak ada pertemuan. Tidak ada paparan dan tidak ada penyebaran covid-19. Kita bersabar, semoga covid-19 bisa kita landaikan. Jadi kita bisa masuk pada kehidupan baru,” imbuh Irwan.
Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Terus Bertambah
Untuk membatasi warga yang masuk dan keluar wilayah Sumatra Barat, pemerintah telah mendirikan posko yang didukung pasukan Polri dan TNI. Rinciannya, sembilan posko perbatasan darat, satu posko bandara dan satu posko laut sejak 31 Maret 2020. Menurutnya, ada beberapa tipe warga yang melakukan perjalanan menuju ke Sumatra Barat.
“Jadi memang yang pulang itu kita bisa bedakan siapa dia. Kalau yang pulangnya di awal, yakni 31 Maret-22 April, banyak yang pedagang kaki lima atau pedagang yang langsung terdampak ketika tidak dapat jualan. Nah, sedangkan yang mudik jumlahnya tidak banyak karena 22 April mulai PSBB, disambut dengan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020,” tuturnya.
Menurutnya, pedagang yang terpaksa pulang kampung akibat PSBB sebenarnya memiliki banyak peluang di kampung halaman. Misalnya beternak, bertani dan berkebun. Sebab, Sumatra Barat merupakan daerah agraris dengan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB mencapai 23,8%.
Baca juga: Ini Tiga Indikator Agar Aktivitas Ekonomi dan Sosial Bisa Dimulai
“Sektor kerjanya hampir 50% didominasi oleh sektor pertanian. Jadi kegiatan bisnis banyak di pertanian. Kita tidak terlalu khawatir stimulus ekonomi kepada UMKM di Sumbar. Itu yang kita lakukan, tapi buat pendatang tidak,” pungkas Irwan.
Pegurus Kerukunan Masyarakat Sumatra Utara, Abidin Siregar, menuturkan penyumbang terbesar kasus covid-19 di daerah merupakan imported case. Jika tidak dikendalikan, persoalan ini dikhawatirkan menjadi community spread.
“Persoalan sekarang justru ada di masyarakat. Kalau masyarakat bisa disiplin dan tertib, tampaknya ada pengaruh terhadap kasus (covid-19) dan pengurangan jumlah kematian,” papar Abidin.(OL-11)
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, secara aktif mendorong Kwarda Pramuka Jawa Tengah untuk lebih terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu pun sempat blusukan menyusuri gang Kampung Babakan Ampera yang dihuni 1.327 Kepala Keluarga (KK
Tiga mantan gubernur di tiga provinsi belum menjadi pilihan mayoritas publik
Perayaan HUT ke-497 Kota Jakarta ini mengangkat tema Jakarta Kota Global Berjuta Pesona.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengingatkan 2 penjabat bupati pentingnya memperhatikan program-program prioritas.
Masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu saat kembali atau balik ke Jakarta setelah merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah di kampung halaman.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved