Selasa 26 Mei 2020, 09:56 WIB

Nelayan Flotim Serahkan Bom Ikan ke TNI AL

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Nelayan Flotim Serahkan Bom Ikan ke TNI AL

MI/Ferdinandus Rabu
Nelayan di Flores Timur menyerahkan bom ikan kepada aparat TNI AL. Nelayan dan TNI AL telah sepakat menjaga laut dari kerusakan lingkungan.

 

MENCEGAH maraknya aksi pengeboman ikan di wilayah Perairan Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, TNI Angkatan Laut yang bertugas di Pos Pengamat Flores Timur, terus meningkatkan patroli laut. TNI AL juga melakukan edukasi dan imbauan agar nelayan menghindari praktik pengeboman untuk mencari ikan. TNI AL dan nelayan telah sepakat sama-sama menjaga laut. Kesepakatan ini ditandai dengan penyerahan bom ikan oleh warga pesisir di Dusun Meko, Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur.

Komandan Pos Pengamat (Danposmat) AL Flotim, Serka Muhammad Sangidun, saat dikonfirmasi Selasa (26/5), membenarkan peristiwa tersebut. Penyerahan bom ikan ini dilakukan warga sebagai bentuk kesepakatan dan pernayatan warga untuk berhenti menggunakan bom ikan.

"Iya betul. Selama ini kami memang rutin melakukan patroli sekaligus mengajak warga pesisir untuk bersama menjaga laut ini dari aksi pengeboman ikan. Ajakan kami disambut baik warga dan nelayan setempat. Hasilnya, beberapa waktu lalu, saat kami melakukan patroli dan menggelar bakti sosial di wilayah perairan Desa Pledo, Kecamatan Witihama, ada seorang warga yang dengan kesadarannya akhirnya menyerahkan bom ikan. Sebagai nelayan, ia mengakui sering menggunakan bom ikan untuk mendapatkan ikan. Ketika diimbau, nelayan tersebut akhirnya insaf dan berjanji untuk tidak melakukan pengeboman lagi. Ia juga berjanji akan mengajak teman-teman lainnya untuk berhenti menggunakan bom saat mencari ikan di laut. Ada 8 botol bom ikan aktif yang diserahkan kepada kami," kata Serka Muhammad.

baca juga: Tidak Digaji, ABK Biarkan Kapal-Kapal Wisata Tenggelam

Menurutnya, aksi penyerahan bom ikan ini titik awal yang baik dan contoh bagi nelayan lainnya untuk mencari ikan dengan cara yang wajar tanpa harus merusak laut.

"Iya kami sangat bersyukur karena imbauan kami ada hasil. Nelayan yang menyerahkan bom ikan tersebut akhirnya insaf. Ini menjadi awal yang baik sebagai contoh bagi para nelayan dan warga lainnya. Silahkan mencari ikan, asalkan dengan cara yang wajar. Tidak harus merusak laut. Kami juga tetap semangat untuk melakukan patroli dan terus mengimbau warga agar selalu menjaga laut dan kebersihan laut," sambung Serka Muhammad.  

Tidak hanya mencegah aksi pengeboman ikan, patroli laut juga digelar untuk memastikan keamanan perairan Flores Timur dari aksi pelayaran ilegal untu memutus mata rantai penyebaran virus korona melalui jalur laut. (OL-3)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Kasus Covid-29 di Sumsel Melandai, Warga Jangan Lalai

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 22 September 2021, 13:07 WIB
MESKI angka penambahan kasus Covid-19 melandai, namun Pemprov Sumsel dan kabupaten kota di Sumsel tetap menggencarkan 3T baik testing,...
Ant/Indrayadi TH

Sandiaga Janji Bantu Promosikan Produk Lokal Papua

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 22 September 2021, 13:02 WIB
MENPAREKRAF Sandiaga Uno saat kunjungan kerja terkait Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Papua sempat mencicipi es krim sagu...
MI/Alexander P. Taum

Pemberdayaan Ekonomi Bagi Kelompok Rentan Akibat Pandemi di Lembata

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 22 September 2021, 12:05 WIB
LESUNYA perekonomian dunia akibat pandemi covid-19, tidak melumpuhkan kreativitas kelompok rentan untuk berjuang mempertahankan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya