Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENCEGAH maraknya aksi pengeboman ikan di wilayah Perairan Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, TNI Angkatan Laut yang bertugas di Pos Pengamat Flores Timur, terus meningkatkan patroli laut. TNI AL juga melakukan edukasi dan imbauan agar nelayan menghindari praktik pengeboman untuk mencari ikan. TNI AL dan nelayan telah sepakat sama-sama menjaga laut. Kesepakatan ini ditandai dengan penyerahan bom ikan oleh warga pesisir di Dusun Meko, Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur.
Komandan Pos Pengamat (Danposmat) AL Flotim, Serka Muhammad Sangidun, saat dikonfirmasi Selasa (26/5), membenarkan peristiwa tersebut. Penyerahan bom ikan ini dilakukan warga sebagai bentuk kesepakatan dan pernayatan warga untuk berhenti menggunakan bom ikan.
"Iya betul. Selama ini kami memang rutin melakukan patroli sekaligus mengajak warga pesisir untuk bersama menjaga laut ini dari aksi pengeboman ikan. Ajakan kami disambut baik warga dan nelayan setempat. Hasilnya, beberapa waktu lalu, saat kami melakukan patroli dan menggelar bakti sosial di wilayah perairan Desa Pledo, Kecamatan Witihama, ada seorang warga yang dengan kesadarannya akhirnya menyerahkan bom ikan. Sebagai nelayan, ia mengakui sering menggunakan bom ikan untuk mendapatkan ikan. Ketika diimbau, nelayan tersebut akhirnya insaf dan berjanji untuk tidak melakukan pengeboman lagi. Ia juga berjanji akan mengajak teman-teman lainnya untuk berhenti menggunakan bom saat mencari ikan di laut. Ada 8 botol bom ikan aktif yang diserahkan kepada kami," kata Serka Muhammad.
baca juga: Tidak Digaji, ABK Biarkan Kapal-Kapal Wisata Tenggelam
Menurutnya, aksi penyerahan bom ikan ini titik awal yang baik dan contoh bagi nelayan lainnya untuk mencari ikan dengan cara yang wajar tanpa harus merusak laut.
"Iya kami sangat bersyukur karena imbauan kami ada hasil. Nelayan yang menyerahkan bom ikan tersebut akhirnya insaf. Ini menjadi awal yang baik sebagai contoh bagi para nelayan dan warga lainnya. Silahkan mencari ikan, asalkan dengan cara yang wajar. Tidak harus merusak laut. Kami juga tetap semangat untuk melakukan patroli dan terus mengimbau warga agar selalu menjaga laut dan kebersihan laut," sambung Serka Muhammad.
Tidak hanya mencegah aksi pengeboman ikan, patroli laut juga digelar untuk memastikan keamanan perairan Flores Timur dari aksi pelayaran ilegal untu memutus mata rantai penyebaran virus korona melalui jalur laut. (OL-3)
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Upaya penyelundupan dua kontainer arang bakau di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digagalkan..
TNI AL bersama Gakkum Kehutanan menggagalkan penyelundupan 74 ton arang bakau ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok, selamatkan ekosistem pesisir.
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TNI Angkatan Laut segera mengerahkan sejumlah unsur dan pasukan untuk membantu penanganan bencana alam tanah longsor dan banjir di Sumut dan Sumatera Barat (Sumbar).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved