Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Pidie, Provinsi Aceh, dianggap perlu memberlakukan status new normal. Hal itu terlihat dengan melihat perkembangan kasus covid-19 di Provinsi Aceh. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud disela-sela pertemuan dengan Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Teungku Chik Ditiro, Senin (25/5).
Fadhlullah TM Daud mengatakan perkembangan pendidikan di Pidie saat ini perlu dievaluasi apakah masih perlu melanjutkan dan mengandalkan dengan belajar daring. Atau dalam waktu dekat diberlakukan sistem tatap muka secara bertahap. Demikian juga dengan aktivitas perkantoran, pengajian di pesantren dan aksi di pasar perlu dilonggarkan.
"Belajar daring tentu sulit tercapai target standar pendidikan bermutu. Supaya tidak terlalu jauh ketinggalan target kurikulum, mungkin ada baiknya belajar langsung di sekolah dimulai lagi, tapi dengan catatan harus memperketat protokol Covid-19," tutur Wakil Bupati Pidie.
baca juga: Pelaku Pariwisata di Bali Inginkan New Normal Terintegrasi
Fadhlullah mengungkapkan ada berbagai cara dalam sistem belajar di ruang kelas dan tidak melanggar protokol covid-19. Misalnya jumlah murid di setiap ruang belajar dikurangi, yakni menyesuaikan jarak antara murid satu dan lainnya yang sesuai dengan protokol Covid-19.
"Supaya semua murid bisa tertampung, kelompok belajar bisa diperbanyak yakni dari satu kelompok boleh dijadikan dua kelompok. Bila perlu membagi dua gelomnbang, misalnya ada masuk pagi dan masuk sore" jelasnya. (OL-3)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Â menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved