Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Pesebaran Virus Koron sekaligus Bupati Manggarai Barat, Agustinus Dula mendadak sidak di Pasar Desa Batru Cermin, Kecamatan Komodo. Sidak ini untuk memastikan kepatuhan warga dalam menjalankan imbauan pemerintah terhadap ketertiban warga dalam menggunakan masker dan menjaga jarak.
Sidak dilaksanakan Rabu (13/5) pukul 7.00 wita, bupati datang ditemani ajudan dan langsung mengecek kondisi pasar. Terlihat masih banyak pelanggaran yang dilakukan warga maupun pedagang.
"Tadi saya tegur langsung kepada pengunjung pasar dan ratusan pedagang. Karena ratusan orang ditemukan tidak menggunakan masker serta tidak menjaga jarak.Ini salah satu kelalaian yang sangat fatal dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penularan virus korona," ungkap bupati.
Dari pemantauannya, ditemukan ratusan orang berkerumun, para pedagang duduk berdekatan. Dan seluruhnya tanpa memakai masker, dan ada pula yang sambil merokok.
"Saya tegur semua karena mereka telah melanggar imbauan pemerintah untuk selalu memakai masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak," tegasnya.
Kemudian bupati melanjutkan sidak ke Pasar Tippah. Di sana meski akses jalan disekat, masih ditemukan adanya pelanggaran.
"Yang jelas setelah ini nanti ada evuasi agar petugas pasar tiap hari menyosialisasikan pentingnya menggunakan masker untuk mencegah bahaya virus korona, " tegasnya.
baca juga: JPS Rp19 Miliar untuk Warga Kalsel
Di hadapan warga yang sedang berbelanja di pasar, Bupati Dula meminta semua warga mematuhi larangan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid-19.
"Saat ini sudah ada dua warga Manggarai Barat positif covid-19. Saya akan mengevaluasi dan mengirim Satpol PP untuk menertibkan pedagang dan warga yuang tidak mematuhi imbauan pemerintah," pungkasnya. (OL-3)
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved