Sabtu 02 Mei 2020, 17:45 WIB

Wagub Evaluasi PSBB di Sumatra Barat: Belum Sempurna

Yose Hendra | Nusantara
Wagub Evaluasi PSBB di Sumatra Barat: Belum Sempurna

Antara
Nelayan dan anak-anak menurunkan hasil melaut di Pantai Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatra Barat, Kamis (30/4).

 

WAKIL Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit menyebutkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatra Barat (Sumbar) sejak 22 April belum berhasil. Bahkan ia agak kesal, laporan (kepala) daerah dalam rapat telekonfrensi berbeda dengan realita di lapangan.

"Belum sempurna seperti yang kita harapkan. Itu evaluasi PSBB," ujar Nasrul, Sabtu (2/5).

Baca juga: Cuaca Buruk Nelayan Pariaman Dua Pekan tidak Melaut

Ia menjelaskan, belum adanya perubahan signifikan dalam angka terinfeksi covid-19, lantaran pusat konsentrasi massa atau pemicu kerumuman seperti pasar tradisional dan masjid masih banyak buka, dengan penertiban yang minim.

Malah di bulan puasa Ramadan ini, sore hari hingga jelang berbuka, masyarakat berduyun-duyun ke luar rumah. Ada yang tidak peduli," ujar Nasrul.

Baca juga: Tujuh Kabupaten/Kota di Sumbar Bebas Covid-19

Dia mengatakan, kalau seandainya kabupaten dan kota butuh penertiban pasar dan masjid, bisa minta bantu ke Pemprov. Sebab Pemprov juga punya Satpol PP. "Laporan telekonfrence 90% selesai, tapi di lapangan kita lihat beda. harusnya jangan mendengarkan dari bawahan saja, tapi turun ke lapangan," tandasnya.

Hingga Sabtu (2/5), jumlah positif covid-19 di Sumbar 182 kasus positif. Sebanyak 15 orang meninggal, 30 orang sembuh.

Baca juga: Akses Keluar Masuk Darat, Laut, Udara Kota Pekanbaru Ditutup

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Defriman Djafri mengatakan, PSBB tidak perlu dicabut, namun perlu didorong pembatasan berbasis kearifan lokal.

"Bukan PSBB dicabut tapi membuat kearifan lokal pembatasan yang jadi model. Buat protapnya," ujarnya.

Dikatakannya, Kota Bukittinggi bisa menjadi contoh yang baik penerapan PSBB. Dengan penerapan yang ketat, kasusnya sekarang nol.

"Penerapan berjalan dengan baik, masyarakat didik disiplin, mau pandemi apa pun, kita siap," imbuhnya.

Makna PSBB, kata Defriman, adalah mempersiapkan masyarakat di masa akan datang. (X-15)


 

 

Baca Juga

MI/Heri Susetyo

Hewan Ternak di Porong Divaksin Booster PMK

👤Heri Susetyo 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 12:20 WIB
LEBIH dari 100 ekor hewan ternak sapi dan kambing di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo mendapatkan suntikan vaksin guna mengantisipasi...
dok.ant

Mesin Monster Sampah Buatan BUMN Dioperasikan di Desa Adat Seminyak

👤Arnoldus 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 12:15 WIB
DESA Adat Seminyak, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung mendapat bantuan mesin pengolah sampah monster yang dibuat...
dok.Ant

Tinggal Dua Ekor Gajah di Kebun Binatang Bandung Rayakan Hari Gajah seDunia

👤Naviandri 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 11:26 WIB
HARI gajah sedunia diperingati setiap 12 Agustus, yang bertujuan agar semua orang bersama-sama melindungi habitat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya