Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Bencana Nonalam Korona Virus mengumumkan pasien kasus terkonfirmasi positif virus korona (covid-19) di Provinsi Maluku Utara bertambah menjadi 14 orang. Hal itu setelah hasil spesimen 2 orang pasien yang dikirim ke Balai Besar Kesehatan Makasar hasilnya Positif.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut dr. Alwia Assagaf dalam peryataan press release, Kamis (23/04), mengatakan Gugus Tugas Covid-19 Maluku Utara kembali menerima hasil laboratorium dari BBLK Makassar sebanyak 3 spesimen yang sebelumnya telah dikirim bersama dengan 16 spesimen yang telah diumumkan Rabu kemarin.
"Ketiga spesimen yang kami terima tadi yang terkonfirmasi positif 2 orang dan 1 orang negatif. Maka jumlah kasus terkonfirmasi positif di Maluku Utara sampai hari ini menjadi 14 orang," jelas dr. Alwia.
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Papua Barat Bertambah 5 Orang
Juru Bicara menambahkan, dari 14 orang pasien terkonfirmasi positif itu, 2 orang di antaranya dinyatakan sembuh yakni pasien 01 dan 02. Dengan demikian, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang di rawat di ruang isolasi sampai hari ini sebanyak 12 orang, selanjutnya, kasus baru ini disebut sebagai 013 dan 014.
Menurut Juru Bicara yang juga Ketua Ikatan dokter Maluku Utara itu, menambahkan, dua kasus positif ini berasal dari kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Kota Tidore Kepulauan. Rincian penyebaran kasus positif covid-19 di Malut yaitu, Kota Ternate 7 orang, Kota Tidore 4 orang, Halmahera Utara 2 orang dan Halmahera Selatan 1 orang.
Sementara itu. Untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) di Provinsi Maluku Utara sebanyak 193 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 239 orang dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) 10 orang. (A-2)
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved