Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Prosedur Bermasalah, Anies Tetap Puji Lockdown Tegal dan Jayapura

Insi Nantika Jelita
23/4/2020 13:39
Prosedur Bermasalah, Anies Tetap Puji Lockdown Tegal dan Jayapura
Foto Gubernur DKI Jakarta terpampang daam spanduk pencegahan penyebaran virus korona(MI/ BARY FATAHILAH)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memuji langkah berani Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Gubernur Papua Lukas Enembe soal keputusan lokcdown ditengah pandemi Covid-19.

"Saya ketika melihat misalnya Wali Kota Tegal mau menutup atau Gubernur Papua mau menutup. Dia sedang menjadi garda terdepan itu. Meskipun secara prosedur bermasalah ya, tapi mindset-nya itu betul," ungkap Anies dalam Webinar Relasi Pemerintah Pusat Dan Daerah Dalam Mengatasi Covid-19, Jakarta, Kamis (23/4).

Mindset yang dimaksud Anies adalah soal penanganan Covid-19. Menurutnya, penyebaran virus yang sudah terjadi di negara lain, harus dimonitoring terhadap pergerakan orang yang ada di Jakarta.

"Sekarang sesudah kasusnya sudah lagi tidak berbicara dari luar ke Indonesia, sekarang sudah masuk bulan kedua. Maka sekarang adalah koordinasi untuk mengamankan di dalam Indonesia. Saya tidak melihat ada masalah di dalam struktur kita. Struktur kita memfasilitasi," jelas Anies.

Baca juga: Molor Dua Kali, 4.939 Warga Petamburan Belum Dapat Bansos

Memang, katanya, unsur birokrasinya itu sendiri rumit. Ia mencontohkan, apabila Presiden Joko Widodo mengambil keputusan, bahwa tidak menetapkan karantina wilayah tapi menetapkan PSBB.

"Kita taati, kita ambil PSBB. Tetapi kemudian dalam pelaksanaannya, asumsinya seperti harus ada kasus dulu, baru kemudian kita melakukan pembatasan sosial," tutur Anies.

"Kalau kita menganggap pertahanan terdepan itu kita, pencegahan. Maka yang harus kita lakukan adalah menjaga jangan sampai terjadi. Pembatasan sosial itu dalam rangka mencegah," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya