Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA hari Senin (13/4) PT Pelayaran Indonesia (Pelni), Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta semua awak kapal motor (KM) Lambelu menjalani isolasi mandiri di atas kapal, dengan jarak dua mil dari darat. Isolasi mandiri ini diawasi ketat oleh otoritas pelabuhan dan kantor kesehatan pelabuhan di Makassar. Dan pada hari ini, Selasa (14/4) kapal berisi 141 awak, dan 26 orang di antaranya positif virus korona ternyata bersandar di Pelabuhan Petu Kemas Makassar. Awak kapal batal menjalani pemeriksaan kesehatan di atas kapal.
Kepala Bidang Lalu Lintas Laut (Kabid Lala) Otoritas Pelabuhan Makassar, Sirajuddin menjelaskan, jika kapal tersebut bersandar setelah dilakukan rapat bersama semua pihak, utamanya ketua gugus Covid-19.
"Kapal tersebut melakukan pengisian BBM, air tawar, suplai logistik. Dan lebih penting lagi, KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), juga dinkes akan melakukan pemeriksaan lanjutan bagi awak kapal," ungkap Sirajuddin.
Terkait informasi periksaan awak kapal dipindah ke rumah sakit, ia membatah. Menurutnya sudah ada posko pengawasan di depan kapal, dari otoritas pelabuhan, kepolisian dan TNI, Dinas Perhubungan, untuk memastikan tidak ada awak kapal yang turun ke darat.
Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari.
"Semua tetap di atas kapal. Mereka isi air minum itu kalau bersandar, mereka butuh air minum dan kebutuhan lainnya, seperti bahan bakar. Sebentar keluar lagi tinggalkan dermaga," serunya.
Tapi sedikit berbeda dengan informasi tambahan Sirajuddin. Ia bahkan belum bisa memastikan apakah kapal akan tetap bersandar atau dikembalikan ke zona karantina.
"Tunggu evaluasi Dinas Kesehatan dan KKP," katanya
Sementara itu, terkait pemeriksaan terhadap sisa awak, sebanyak 99 orang, Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Naisya Azikin menegaskan rencana pemeriksaan memang betul Senin (13/4) kemarin. Tapi karena kapalnya ditunda sehingga pemeriksaan dilakukan hari ini.
"Sesuai rencana awal, senua dilakukan di atas kapal. Tidak ada yang boleh turun ke darat, karena kapal masuk dalam zona karantina. Dan hasilnya nanti akan diumumkan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel. Termasuk semua ABK yang positif dan lainnya sudah isolasi mandiri di kapal selama 14 hari, " tandas Naisyah.
baca juga: Gugus Tugas Jatim Lakukan Rapid Test On The Spot
Terpisah, Yahya Kuncoro, Kepala Kesekretariatan PT Pelni (Persero) mejelaskan, sebagai bentuk antisipasi mencegah penyebaran Covid-19, mulai 12 April 2020 Pelni mewajibkan penumpangnya untuk menggunakan masker. Manajemen juga telah mengambil keputusan untuk menjual tiket maksimal 50 persen dari kapasitas seat terpasang untuk masing-masing kapal dan efektif sejak 4 April 2020. (OL-3)
Ratusan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memadati lokasi tersebut untuk menunaikan salat Ied atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved