Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih agar memberikan yang terbaik dalam penanganan virus korona atau covid-119).
Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi saat meninjau RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, Selasa (7/4).
Baca juga: Pemudik Tradisi Syakban di Madura Dipantau Ketat
Selain meninjau, Edy Rahmayadi menyerahkan 100 unit Rapid Test dan 100 unit Alat Pelindung Diri (APD) kepada pihak RSUD dr Djasamen Saragih.
Edy Rahmayadi sangat tidak merekomendasi alat yang tidak standar untuk pemeriksaan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau positif covid-19.
Sebab sudah ada standar alat yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Penutupan Jalur Pendakian Gunung Ciremai Diperpanjang
Edy juga meminta agar dilakukan renovasi ruangan isolasi bagi pasien covid-19 yang bekerja sama dengan TNI.
"Lakukan yang terbaik untuk rakyat Sumatra Utara dalam penanganan covid-19. Jangan kita memandang suku, ras, dan agama dalam penangangan covid-19. Tidak boleh menolak pasien. Jika menolak bisa pidana!" tegas Edy.
Baca juga: Riau Terima Bantuan 8.500 APD dan 4.800 Rapid Test dari Pusat
Edy juga mengajak agar Pemkot Pematangsiantar bekerja sama dengan unsur TNI-Polri dalam penanggulangan Covid-19.
"Kepada para tim medis agar tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia ini," kata Edy.
Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah mengucapkan terima kasih kepada Gubsu Edy Rahmayadi yang sudah memberikan bantuan Rapid Test dan APD, yang dipastikan sangat bermanfaat dalam penanggulangan covid-19.
Turut hadir Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih, Bupati Simalungun JR Saragih, Danrem 022/Pantai Timur Kol Inf Raden Wahyu Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Khisin Panjaitan, Plt RSUD dr Djasamen Saragih dr Ronald Saragih, dan petugas kesehatan RSUD dr Djasamen Saragih. (X-15)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved