Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap bergulir di tengah pandemi virus korona melanda Tanah Air. Seperti terlihat di Pasar tradisional Oeba dan Pasar Kasih, dua dari sejumlah pasar tradisonal terbesar di Kota Kupang, Sabtu (4/4). Aktivitas jual-beli di pasar dua pasar itu tetap berlangsung normal, kendati warga yang berbelanja tidak sama banyak seperti kondisi normal.
"Semua pedagang tetap berjualan seperti biasa, hanya saja pembeli berkurang," kata Paul Nepa, pedagang ikan di Pasar Tradisional Oeba, Sabtu (4/4)
Paul menggelar dagangannya sejak pukul 06.00 Wita, baru habis terjual sekitar pukul 10.00 Wita. Pedagang ikan lainnya berjualan sekitar pukul 07.00, sampai pukul 11.00 Wita masih berjualan.
"Ini dampak dari pembeli yang datang ke pasar berkurang," kata dia.
Meskipun pembeli berkurang, tambah Paul, pedagang tetap berjualan untuk agar dapurnya tetap mengepul.
"Kalau tidak berjualan, mau makan dari mana?," tandasnya.
Aktivitas nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Oeba yang bersebelahan dengan Pasar Oeba juga terlihat normal. Namun, sama seperti di Pasar Oeba, warga yang berbelanja juga terlibat berkurang dari biasanya. Pekan lalu, petugas telah menyemprotkan disinfektan di tempat pelelangan ikan tersebut.
"Biasanya pada hari libur, pembeli berdesak-desakan, sekarang pembeli berkurang," katanya.
baca juga: Imbas Covid-19, 2.869 Buruh di Jawa Tengah Telah di-PHK
Pedagang lainnya, Ukti yang berjualan tempe dan tahu juga mengakui pembeli yang berbelanja berkurang. Biasanya dagangan peremuan asal Jawa Tengah itu habis terjual sebelum pukul 10.00 Wita, namun sampai pukul 11.00 Wita masih menyisakan satu setengah ember berisi tahu dan juga tempe. Sementara itu, pertokoan dan rumah-rumah makan juga tetap buka seperti bisa seperti di pusat pertokoan Jalan Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Soeharto. (OL-3)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved