Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTRIBUSI perempuan dalam menunjang ekonomi rumah tangga tidak dapat di kesampingkan karena perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi rekan kerja atau tim dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga.
Hal itu dikatakan Endraswari Veve Safitri, Ketua Umum Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia (Perpina) periode 2024-2026 yang baru saja terpilih pada Munas II sekaligus Rakernas IV, di Jakarta.
"Perempuan diharapkan bisa mandiri secara finasial dan mampu berdaya guna sehingga dapat menyejahterakan dan meningkatkan kualitas hidup di tengah kepentingan umum dan kehidupan keluarga," kata Veve.
Baca juga : Rayakan HUT Ke-7, PPLIPI Kembali Beri Bantuan Permodalan untuk UMKM
Perpina merupakan organisasi sosial yang didirikan sejak 9 September 2019 dan merupakan organisasi perempuan di bawah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Veve terpilih secara aklamasi oleh semua yang hadir dari DPD DPLN seluruh Indonesia dan luar negeri menggantikan Irlisa Rachmadiana yang sudah habis masa jabatannya.
Acara Munas itu dihadiri Indra Gunawan, Deputi Tenaga Ahli Menteri PPPA yang mewakili Menteri PPPA Bintang Puspayoga. Hadir juga, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto, Rektor Universitas Pancasila Prof Marsudi yang juga menjabat Dewan Pakar Perpina; Rektor Cyber University Gunawan Phd, Dewan Penasehat Perpina Dewi Motik Pramono, Prof Roy Sembel sebagai Inspiring speaker, dan Prof Fransisca Sestri dari Unipi serta para Pendiri Perpina yakni Angelika Tengker dan Dewi Angraeni..
Veve menyebutkan hasil dari acara ini adalah mencetak generasi perempuan pemimpin Indonesia yang fokus kepada bidang pendidikan, lingkungan hidup, ekonomi dan parekrafbud, kesehatan dan sosial baik di dalam maupun di luar negeri.
Baca juga : Konsisten Berdayakan Perempuan, PPLIPI Peringati Hari Lahir ke-8
Kegiatan Munas II dan Rakernas IV juga merupakan wujud dukungan penuh semua DPD dan DPC Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia di seluruh Indonesia dan luar negeri yang berjumlah 18 DPD dan DPLN juga 24 DPC dengan tagline Perpina Mercu Suar Dunia.
"Perpina menciptakan perempuan berdaya yang inovatif dan adaptif menghadapi tantangan jaman menuju Indonesia Emas 2045," tandas Veve.
Selain itu, Dewan Pembina Perpina Prof Marsudi Kisworo menyampaikan di masa mendatang perempuan wajib melek terhadap teknologi dan selalu siap menghadapu era VUCA (volatile, uncertain, complex dan ambiguous ) dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi yang inovatif.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
panggilan untuk mempererat kembali ikatan emosional di dalam rumah tangga. Keluarga sakinah kunci kekokohan kehidupan nasional
Dari perspektif ilmu keluarga, Tepuk Sakinah berperan sebagai strategi edukatif yang menyenangkan sekaligus interaktif.
tarif tenaga listrik untuk pelanggan PT PLN (Persero) pada Triwulan IV (Oktober-Desember) Tahun 2025 tidak ada perubahan atau tetap
Lagu Tepuk Sakinah kini menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Kesederhanaannya justru menghadirkan daya tarik unik: calon pengantin melakukan tepukan berirama.
Selama berbulan-bulan, jagat perfilman Indonesia tak henti membicarakan satu judul: Norma. Film ini mengisahkan rumah tangga yang tampak harmonis, namun hancur lebur karena perselingkuhan.
Nama Acha Septriasa kembali mencuat ke publik, bukan karena karya terbarunya, melainkan kabar mengejutkan soal rumah tangganya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved