Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Peningkatan eskalasi wabah covid-19 secara nasional, termasuk di Sumatera Utara (Sumut) membuat pihak kepolisian mengambil langkah tegas. Bila sebelumnya penerapan social distancing masih bersifat imbauan, maka saat ini sudah bersifat pemaksaan.
"Polda Sumut dan jajarannya akan membubarkan paksa kerumunan masyarakat bila membandel," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (24/3).
Dia menjelaskan, Polda Sumut dan jajaran kembali meningkatkan upaya pengamanan untuk semakin menekan penyebaran covid-19 di wilayah hukumnya. Satu dari berbagai cara yang dilakukan adalah dengan menggelar patroli gabungan bersama dengan TNI.
Dalam patroli gabungan ini mereka akan menindak tegas kerumunan masyarakat atau warga yang kumpul-kumpul. "Patroli akan menyasar berbagai lokasi yang selama ini kerap atau secara rutin terdapat keramaian. Contohnya kafe, tempat hiburan malam, warung-warung kaki lima atau tempat yang memiliki jumlah massa yang banyak," lanjutnya.
Baca juga: Masa Siaga Covid-19 Sumut akan Diperpanjang
Menurutnya, petugas terlebih dahulu akan menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berkumpul untuk membubarkan diri. "Jadi, secara persuasif, Namun, apabila imbauan tersebut tidak diindahkan maka mereka akan dibubarkan secara paksa oleh petugas," katanya tegas.
Kasus covid-19 di Sumut menunjukkan peningkatan yang berarti. Sampai dengan hari ini tercatat jumlah pasien positif korona bertambah menjadi delapan orang. Padahal sehari sebelumnya masih dua orang. Lalu, orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sampai kemarin sore sudah sebanyak 50 orang. Adapun jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 763 orang, padahal sehari sebelumnya berjumlah 496 orang. (OL-14)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved