Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DANA tidak jadi masalah, ketika wabah sudah datang. Karena itu, Helmi Hasan, Wali Kota Bengkulu, berjanji akan menggulirkan dana besar untuk penanggulangan wabah korona.
“Setiap tenaga medis di rumah sakit daerah yang terjun langsung menangani pasien korona, kami akan beri insentif sebesar Rp300 ribu per hari. Pemkot Bengkulu juga akan memberikan santunan Rp200 juta untuk dokter atau perawat yang tertular saat menangani pasien,” janji Helmi, kemarin.
Karena itu, ia meminta tim medis rumah sakit daerah milik Pemkot Bengkulu bekerja dan melayani warga sesuai standar dan prosedur. Uang tidak bisa menggantikan nyawa, namun dana itu merupakan wujud penghormatan atas kerja keras tim medis.
“Pemkot akan serius dan sungguh-sungguh memberikan pelayanaan maksimal kepada setiap warga yang terkena virus. Sampai saat ini, belum ada warga yang terjangkit, dan kami berharap tidak ada warga Kota Bengkulu yang mengalaminya,” tandas Helmi.
Kesungguhan untuk menanggulangi korona juga menular di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain pemerintah provinsi, DPRD juga merestui penggunaan dana tak terduka sebesar Rp14,8 miliar untuk mempercepat penanganan korona.
“Jika dana itu kurang, DPRD akan melakukan redesain APBD 2020,” tegas Ketua Komisi A DPRD Eko Suwanto.
Di Kalimantan Tengah, Gubernur Sugianto Sabran juga sudah siap bergerak. “Kami menyiapkan anggaran Rp50 miliar untuk siaga darurat korona. Kalteng juga sudah membentuk satgas pencegahan korona,” tuturnya.
Sementara di Nusa Tenggara Timur, seperti diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah Zakarias Moruk, anggaran sebessar Rp4 miliar sudah dicairkan untuk menghadapi korona.
“Dana sudah dibelanjakan untuk kebutuhan pencegahan dan penanganan, seperti alat pelindung diri, peralatan, penyiapan ruang isolasi dan disinfektan.”
Mulai bergerak
Tidak mau ketinggalan dari pemerintah provinsi, para bupati dan wali kota juga sigap bergerak. Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, misalnya, telah menyiapkan anggaran tidak terduga sebesar Rp5 miliar.
“Daerah kami dinilai paling rawan korona. Karena itu, kami sudah bergerak membeli perlengkapan dan obat-obatan,” papar Wali Kota Hendrar Prihadi.
Antisipasi yang sama juga diperlihatkan Pemkot Salatiga. Mereka mengucurkan anggaran Rp3 miliar. “Rp600 juta di antaranya sudah dikucurkan. Kami mengambil dana dari pemangkasan anggaran kegiatan dinas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Siti Zuraidah.
Masih di Jawa Tengah, Pemkab Banyumas menyediakan dana Rp3,8 miliar. “Dengan dana itu, kami bisa menggratiskan biaya pemeriksaan dan perawatan pasien dengan gejala korona. Pelayanan bisa dilakukan di RUSD Banyumas, RSUD Ajibarang dan seluruh puskesmas,” ungkap Bupati Achmad Husein.
Sementara di Padang, Sumatra Barat, Wali Kota Mahyeldi Ansharullah memastikan pihaknya tidak akan hitung-hitungan jika sudah menyangkut nyawa orang banyak. “Untuk sementara, kami siapkan dana Rp4 miliar untuk membeli disinfektan dan perlengkapan medis.”
Dana sebesar Rp1 miliar juga sudah disiapkan Pemkot Tasikmalaya, Jawa Barat. Pemkab Tapanuli Utara, Sumatra Utara, juga mulai bergerak dengan sokongan dana Rp800 juta. (AT/AU/SS/PO/PT/JL/AS/HT/LD/TS/YH/RK/DW/AD/CS/BY/JH/YP/AP/N-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved