Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 12 nelayan asal Myanmar yang mencuri ikan di perairan Selat Malaka ditangkap aparat. Namun, sebagai antisipasi terhadap virus korona, mereka diperiksa kesehatannya.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas dan tin kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas lll Lhokseumawe, wilayah Kerja Pelabuhan Langsa. Tim medis KKP dipimpin oleh dr Nurwidiyati Ningsih.
Lalu, untuk menghindari berbagai kemungkinan, maka 12 nelayan Myanmar yang menggunakan 2 Kapal Motor (KM) nelayan itu diperiksa pada lokasi lepas pantai atau sekitar 2 mil dari tempat pendaratan ikan Kuala Langsa, Kota Langsa. Hasil pemeriksaan sementara mereka dinyatakan negatif virus corona.
"Hasil pemeriksaan ke 12 awak kapal itu negatif virus corona," tutur seorang anggota tim pemeriksa.
Baca juga: Kapal Nelayan Asing Sudah di Luar ZEE Indonesia
Setelah hasil kesehatan mereka negatif korona maka kapal motor nelayan Myanmar tersebut disandarkan dan awaknya dibawa ke TPI Kuala Langsa, pada Rabu (11/3).
Sebelumnya para nelayan asal Myanmar itu ditangkap oleh otoritas pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Lampulo di tengah perairan laut Selat Malaka. Kepala pengawas Sumber Daya Kelautan danPerikanan Lampulo, Basri mengatakan karena terindikasi mencuri ikan di wilayah Indonesia, maka 2 unit kapal kayu itu digiring dan ditahan di Langsa pada Selasa (10/3).
Semua nelayan asing yang diduga menjaring ikan secara ilegal di wilayah Aceh, Indonesia tersebut akan diproses sesuai hukum. dalam pengawasan pihak otoritas Indonesia di Kota Lang
Nelayan di Poncosari, Bantul mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) gagasan Presiden Prabowo.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kepanikan masyarakat tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh ketidakseimbangan informasi dan hilangnya kepercayaan publik terhadap jaminan pasokan negara.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian, mengunjungi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memastikan percepatan pemulihan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Terprovokasi isu krisis stok nasional 21 hari, akibat perang AS-Israel vs Iran, antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) pada SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Provinsi Aceh meluas.
Kepala Satuan Tugas Kewilayahan Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan dapur kepada masyarakat terdampak banjir Aceh.
FENOMENA gerhana bulan total 3 Maret 2026, diperkirakan mulai terjadi pada pukul 15.44 Wib dengan fase panumbra. Kementerian Agama Provinsi Aceh menyediakan 4 unit teleskop.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved